Ketimpangan Vaksinasi Corona di Daerah Jadi Sorotan WHO

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 07:20 WIB
Warga berduyun-duyung mengantri vaksinasi COVID-19 di Stasiun MRT Blok A, Jakarta, Sabtu (24/7). Mereka terlihat bersemangat mendukung pemerintah dalam percepatan pembentukkan herd immunity.
Ilustrasi / Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

WHO menyoroti ketimpangan vaksinasi Corona antara Jawa-Bali dan daerah di luar Jawa-Bali. Hingga kini, jumlah tenaga kesehatan belum divaksinasi Corona terbanyak ada di Papua.

"Hingga 26 Juli, provinsi dengan presentase terbesar tenaga kesehatan belum divaksinasi adalah Papua, Maluku, dan Sulawesi Tengah. Situasi ini masih sama dengan pekan lalu," tulis WHO dalam Situation Report-65 yang dirilis oleh WHO pada Kamis (29/7/2021).

Selain 3 provinsi tersebut, masih ada sederet provinsi yang banyak tenaga kesehatannya belum mendapat vaksinasi. Provinsi-provinsi itu adalah Gorontalo, Maluku Utara, Aceh, Bengkulu, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Jambi, Papua Barat, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan.

Grafik WHO laporan 29 Juli 2021Grafik WHO laporan 29 Juli 2021

Di saat yang sama yaitu pada 26 Juli, WHO mencatat Bali adalah provinsi dengan jumlah vaksinasi dosis pertama tertinggi untuk semua target vaksin (tenaga kesehatan, lansia, pekerja publik, warga di atas usia 12 tahun). Di bawah Bali, ada DKI Jakarta, Kepulauan Riau, DIY, dan Sulawesi Utara. Sementara itu, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah vaksinasi dosis kedua tertinggi.

Grafik WHO laporan 29 Juli 2021Grafik WHO laporan 29 Juli 2021

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah warga terbanyak yang sudah mendapat vaksinasi penuh (2 dosis). Peringkat di bawahnya adalah Bali, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Grafik WHO laporan 29 Juli 2021Grafik WHO laporan 29 Juli 2021 Foto: Grafik WHO laporan 29 Juli 2021

DKI Jakarta juga menjadi provinsi dengan jumlah warga Lansia yang sudah divaksinasi tertinggi, diikuti oleh Bali, DIY, dan Kepulauan Riau. Sementara itu, provinsi yang cakupan vaksinasi untuk lansianya rendah adaah Aceh, Maluku Utara, dan Sumatera Barat.

DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah warga 12-17 tahun yang sudah divaksinasi. Provinsi berikutnya adalah Bali, Kepulauan Riau, dan DIY.

Lihat juga Video: Kemenkes Pastikan Vaksin Booster Moderna Cukup untuk Nakes

[Gambas:Video 20detik]



(imk/aik)