COVID-19 di Buleleng Naik Tajam, Pria Ini Malah Gelar Judi Sabung Ayam

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 15:17 WIB
Seorang pria di Buleleng, Bali, bernama Ketut Budi Arjana diamankan aparat karena menggelar judi sambung ayam saat kasus COVID-19 melonjak hampir sebulan. (dok Satpol PP)
Seorang pria di Buleleng, Bali, bernama Ketut Budi Arjana diamankan aparat karena menggelar judi sabung ayam saat kasus COVID-19 melonjak hampir sebulan ini. (Foto: dok. Satpol PP)
Buleleng -

Seorang pria di Buleleng, Bali, bernama Ketut Budi Arjana diamankan aparat gabungan ke kantor Camat Sukasada. Budi nekat menggelar judi sabung ayam saat kasus COVID-19 melonjak hampir sebulan ini.

"Penyelenggara kemarin langsung dipanggil di kantor camat setempat. Setelah itu diberi pembinaan dan diberi sanksi administratif, harus bayar Rp 1 juta," kata Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng Putu Artawan kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Judi sambung ayam tersebut digerebek pada Rabu (28/7) di Banjar Dinas Buana Sari, Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Ulah Budi sangat disayangkan karena saat ini Bali juga sedang menjalankan PPKM level 4 agar COVID-19 terkendali.

Dia mengatakan tim gabungan setiap hari menggelar operasi yustisi di tengah PPKM level 4. Secara kebetulan, dalam perjalanan ditemukan ada orang yang membawa keranjang ayam.

Setelah ditanya oleh aparat, orang itu menyampaikan bahwa di lokasi tersebut terdapat permainan sabung ayam. Aparat juga mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi itu memang ada 'permainan'.

Namun, saat penggerebekan di lokasi, aparat hanya menemukan sekitar 20 orang. Sebagian besar dari mereka sudah lari lebih dulu karena mendengar informasi kedatangan aparat.

Kegiatan judi sabung ayam memang dilarang di tengah PPKM. Sebab, kegiatan tersebut mengundang banyak orang sehingga menimbulkan kerumunan.

Seorang pria di Buleleng, Bali, bernama Ketut Budi Arjana diamankan aparat karena menggelar judi sambung ayam saat kasus COVID-19 melonjak hampir sebulan. (dok Satpol PP)Judi sabung ayam dibubarkan aparat gabungan (Foto: dok. Satpol PP)

"Karena permainan seperti itu kan otomatis ada kerumunan, karena kegiatan seperti itu (sabung ayam) pasti akan melanggar protokol kesehatan. Kekhawatiran kami juga, di sedang giat-giatnya kami memutus rantai penyebaran COVID-19, tahu-tahu di sana ada kegiatan yang seperti itu," jelas Artawan.

Dari hasil penggerebekan, aparat berhasil mengamankan sejumlah berang bukti sebanyak 9 tas tempat ayam. Kemudian diamankan pula 2 ekor ayam dalam keadaan mati dan hidup.

Atas kejadian ini, Artawan meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Menurutnya, pemerintah sangat gencar berusaha memutus rantai penyebaran virus tersebut.

"Oleh karena itu, tolonglah, kita bekerja sama, dan bantu pemerintah mengamankan penyebaran COVID-19 ini," pinta Artawan.

COVID-19 di Buleleng Melonjak

Sementara itu, kasus COVID-19 di Kabupaten Buleleng mengalami lonjakan sejak 2 Juli 2021. Puncak penambahan tertinggi terjadi pada 22 Juli 2021 dengan 165 kasus.

"Mulai 2 Juli (sudah terjadi lonjakan)," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat dimintai konfirmasi secara terpisah.

Kemudian sejak dua hari terakhir, kasus di kabupaten paling utara Bali itu juga masih berada di tiga digit, yakni 160 kasus, pada Selasa (27/7) dan 141 kasus sehari setelahnya. Kasus kumulatif di Kabupaten Buleleng per Rabu (28/7) adalah 6.646 dengan 5.364 kesembuhan dan 280 orang meninggal.

Disanksi Pakai Baju Hazmat-Denda Rp 1 Juta

Budi pun disanksi mengenakan alat pelindung diri (APD) baju hazmat yang biasa dipakai tenaga kesehatan (nakes) saat merawat pasien COVID-19. Ia juga dikenakan denda Rp 1 juta.

Pria yang menggelar judi sabung ayam di Buleleng disanksi memakai baju hazmat dan didenda Rp 1 juta (dok Istimewa)Pria yang menggelar judi sabung ayam di Buleleng disanksi memakai baju hazmat dan didenda Rp 1 juta (dok Istimewa)

"Ketut Budi Arjana diingatkan dengan dipakaikan baju hazmat untuk memberikan pemahaman pada yang bersangkutan betapa beratnya tugas nakes dalam merawat pasien COVID-19 di RS dan faskes lainnya," kata Wakil Ketua Satgas COVID-19 Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto.

Hukuman tersebut diberikan agar Budi memiliki rasa peduli dan keprihatinan akan upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19. Pria tersebut juga diharapkan tak lagi menggelar judi sambung ayam di tengah PPKM.

"(Harapannya dia) ikut membantu dan tidak melakukan giat tajen (sambung ayam) yang melanggar prokes dan dapat mengakibatkan makin menularnya virus COVID-19," ungkap Dandim 1609/Buleleng itu.

(jbr/jbr)