Alasan Pemkab Ungkit Warkop Pasutri Serobot Tugu Pahlawan Usai 10 Tahun

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 13:45 WIB
Pj Sekda Gowa Kamsina saat mengecek warkop sebelum insiden pemukulan Satpol PP Gowa (dok. Humas Gowa).
Pj Sekda Gowa Kamsina saat mengecek warkop pasutri korban Satpol PP Gowa sebelum insiden pemukulan. (Dok. Humas Gowa)
Gowa -

Pasangan suami-istri (pasutri) korban Satpol PP Gowa, Ivan (24) dan Amriana (34), heran warung kopi (warkop) milik mereka baru dipermasalahkan izinnya dan disebut menyerobot lahan fasilitas sosial (fasos) tugu pahlawan setelah 10 tahun berdiri. Pemkab Gowa memberikan penjelasannya.

"Bukan persoalan waktu yang begituan, mau berapa tahun, mesti harus jelas pemanfaatannya," ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Gowa Arifuddin Saeni saat dimintai konfirmasi detikcom pada Rabu (28/7/2021) lalu.

Selain itu, Pemkab Gowa baru mengetahui warkop Ivan dan Amriana di Jalan Poros Barombong, Kelurahan Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, menyerobot lahan Tugu Pahlawan Limbung Utara setelah adanya laporan Aliansi Masyarakat Pecinta Keadilan (AMPK) Gowa.

"Kalau kita melirik surat yang disampaikan oleh sejumlah tokoh masyarakat di Panciro (AMPK Gowa), mereka (Ivan dan Amriana) itu sudah berkali-kali ditegur, sudah berkali-kali dan banyak kali lah. Cuma kan orang di sana tidak mau berselisih paham atau apa," kata Arifuddin.

Insiden pemukulan oknum Satpol PP Gowa Mardani Hamdan kepada Ivan dan Amriana yang viral di media sosial menjadi pemantik bagi masyarakat setempat untuk mempermasalahkan kembali penyerobotan bangunan warkop terhadap lahan tugu pahlawan. Sebab, warga sudah kali menegur Ivan dan Amriana, tapi tidak ada perubahan.

"Karena biasalah orang kalau kita ingatkan 1 orang, jangan begitu, dia jawab 4-5 kata, kan tidak enak (kalau ribut-ribut). Mestinya kan dia ditegur jadi perhatian, tapi malah tidak berubah," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Ivan heran warkop miliknya baru dipermasalahkan Pemkab Gowa soal tidak memiliki izin hingga menyerobot dan menutup makam di lahan Tugu Pahlawan. Padahal warkop itu sudah berdiri selama 10 lamanya.

"Kan harusnya kalau memang keberatan, harusnya dari dulu," ujar Ivan saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (27/7).

Ivan lalu mengaitkan permasalahan warkop miliknya itu dengan viralnya insiden pemukulan oknum Satpol PP Gowa Mardani Hamdan kepada dirinya dan Amriana saat razia PPKM pada Rabu (14/7).

"Kenapa pada saat baru masalah ini (pemukulan) diungkap. Banyak terkait pemerintahan yang harusnya turun tangan sebelumnya," katanya.

Ivan mengaku tidak tahu banyak soal sejarah lahan warkop miliknya yang terletak di Jalan Poros Barombong, Kelurahan Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, itu. Dikatakannya, warkop itu dibangun berdampingan dengan dengan rumah orang tua istrinya sejak 10 tahun lalu. Dia baru menikah dengan Amriana pada tahun lalu.

"Kalau itu saya kurang tahu (sejarah lahan warkop) karena saya juga baru sama istriku (baru menikah tahun lalu)," imbuhnya.

Simak video 'Diduga Serobot Lahan Fasos, Warkop Pasutri Diadukan ke DPRD Gowa':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)