Kemenag Pelajari Larangan Masuk Saudi, Termasuk soal Sinovac Tak Diakui

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 20:26 WIB
Umrah Kala Pandemi
Foto ilustrasi umrah kala pandemi COVID-19. (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Arab Saudi membuka kembali pintu kedatangan jemaah umroh internasional. Namun, penerbangan langsung dari sembilan negara masih belum diizinkan Saudi, termasuk Indonesia.

Informasi ini disampaikan Haramain Sharifain, pihak swasta yang tidak terafiliasi dengan pemerintah Arab Saudi, tapi memberitakan soal Mekkah dan Madinah, yang merupakan dua kota suci umat Islam.

Pada Minggu (25/7) lalu, Haramain Sharifain menyampaikan lewat Twitter dan akun media sosialnya yang lain informasi sebagai berikut:

Arab Saudi mengumumkan pembukaan kembali Umrah untuk Jemaah Internasional mulai 1 Muharram 1443.

Kelayakan dan syarat:

Semua negara diperbolehkan mengirimkan penerbangan langsung kecuali untuk sembilan negara yakni India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brazil, Afrika Selatan, dan Lebanon yang membutuhkan karantina 14 hari di negara ketiga sebelum datang ke Kerajaan Arab Saudi.

Syarat wajib yakni sudah divaksinasi COVID-19 dengan dosis komplet Pfizer, Moderna, Astrazeneca, atau J&J. Dosis komplet dari vaksin China dengan suntikan booster Pfizer, Moderna, Astrazeneca, atau J&J.

Berusia 18 dan di atasnya diperbolehkan.

Syarat kedatangan lewat agen umrah yang terakreditasi oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Selanjutnya, tanggapan Kemenag:

Tonton Video: Ancaman Mengintai Warga Arab Saudi yang Nekat ke Indonesia

[Gambas:Video 20detik]