HNW: Risma Tunjukkan Sense of Urgency Terkait Percepat Penyaluran Bansos

Khoirul Anam - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 09:51 WIB
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi sikap Menteri Sosial Tri Rismaharini yang tegas meminta jajaran dinas sosial di daerah untuk mempercepat dan mempertanggungjawabkan penyaluran bantuan sosial COVID-19. Hal ini dilakukan HNW dalam kunjungan kerja meninjau penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban Minggu (25/7) lalu.

Namun, ia mengingatkan bahwa Kementerian Sosial juga bertanggung jawab atas keterlambatan pencairan perpanjangan bansos tunai yang seharusnya sudah diterima oleh masyarakat sejak Mei dan Juni 2021. Oleh karena itu, HNW mendesak Kemensos dan dinas sosial di daerah untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama yang lebih efektif agar berbagai bantuan sosial bisa segera cair dengan cepat dan tepat kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

"Akhirnya Mensos Risma menunjukkan sense of urgency terkait percepatan penyaluran bansos, meski sebelumnya pada Mei hingga awal Juli, selalu berkilah perihal bansos yang tak kunjung cair. Semoga kejadian di Tuban kemarin betul-betul menjadi momentum komitmen mempercepat pencairan seluruh bansos, bukan hanya seremonial belaka, apalagi sekedar luapan emosional semata," ungkap HNW dalam keterangannya, Rabu (28/7/2021).

Selain soal bansos BPNT, ia juga mendesak percepatan penyaluran bansos tunai Rp 600.000 untuk periode Mei dan Juni. Menurutnya, ini dalam rangka transparansi melaporkan realisasi penyalurannya sebelum berakhirnya PPKM Level 4 yang kembali diperpanjang hingga tanggal 2 Agustus.

Sebab, kata dia, data realisasi terakhir dari PT POS Indonesia pada 19 Juli menunjukkan, terdapat sekitar 7,3 juta KPM yang bansosnya belum dicairkan.

Seiring dengan upaya tersebut, HNW mengimbau, Mensos perlu menghindari berbagai hambatan yang akan memperlambat pencairan bansos. Salah satunya adalah wacana yang diusulkan mengenai pembuatan kartu digital bagi penerima bansos.

"Masyarakat disuruh patuh dengan berlakukannya PPKM yang diperpanjang, rakyat juga sudah merasakan dampak pengurangan mobilitas sehingga kasus baru COVID-19 harian mulai menurun. Sudah mestinya pemerintah terutama Kemensos, segera menuntaskan validasi dan verifikasi data untuk warga yang berhak mendapatkan berbagai bansos. Segera fokus menunaikan janjinya untuk mencairkan bansos kepada seluruh penerima secara cepat dan tepat agar tak terjadi penyimpangan yang potensial mengulangi terjadinya korupsi," pungkasnya.

Simak video 'Penerima Bansos Kini Bisa Dicek di Website Cek Bansos Kemensos':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)