Anggota Komisi I Desak Oknum TNI AU Injak Kepala Warga di Papua Dihukum

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 21:29 WIB
Cagub Jabar TB Hasanuddin menjalani syuting Blak-blakan DCandidate detikcom di Jakarta
TB Hasanuddin (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyesalkan tindakan dua oknum TNI AU yang mengamankan hingga menginjak kepala seorang warga di Merauke, Papua. Dia menyebut seharusnya prajurit tidak perlu melakukan kekerasan ke warga.

"Pertama, sangat disesalkan, orang ini kan konon ada masalah dalam bicara, bisa jadi ada komunikasi yang kurang jelas," kata TB Hasanuddin saat dihubungi, Selasa (27/7/2021).

Dia menyayangkan aksi oknum TNI AU tersebut yang justru mengatasi masalah dengan kekerasan. Dia menyebut hal ini harus menjadi pelajaran bagi semua anggota TNI agar tidak melakukan tindakan serupa.

"Sebaiknya diatasi saja dengan baik-baik, tak perlu dengan tindakan kekerasan. Pengalaman ini harus dijadikan pengalaman oleh semua prajurit TNI agar dalam menangani masalah jangan berlebihan," ucapnya.

Dia mendesak agar kedua oknum TNI AU tersebut dihukum apa pun alasannya. Dia meyakini TNI akan menegakkan aturan.

"Ya harus diproses hukum, ini pasti otomatis," ujarnya.

Awal Mula Oknum TNI AU Injak Kepala Warga

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyebut insiden itu terjadi di salah satu warung makan di Merauke pada Senin (26/7/2021). Saat itu, terjadi keributan antara seorang warga yang diduga mabuk tersebut dan pemilik warung makan.

"Insiden yang diawali oleh keributan seorang warga yang diduga mabuk dengan pemilik warung," kata Indan Gilang dalam keterangannya.

Indan menyebut saat itulah oknum POM AU datang ke lokasi dan berupaya melerai warga yang mabuk itu dengan pemilik warung. Saat proses penahanan warga yang mabuk itulah terjadi tindakan menginjak kepala yang dilakukan oleh salah satu oknum TNI AU tersebut.

"Melibatkan dua anggota POM AU yang bermaksud melerai, kini dalam penanganan petugas Lanud Merauke," ucapnya.

Tonton video 'Permintaan Maaf KSAU Terkait Insiden Injek Kepala di Papua':

[Gambas:Video 20detik]