Plinplan Kesaksian AKP Robin Sebab Klaim Ditekan saat Penyidikan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 06:38 WIB
Azis Syamsuddin (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Foto: Azis Syamsuddin (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Eks penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap yang dilakukan Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial. Dalam persidangan Robin memberikan pernyataan yang berbeda dengan hasil BAP.

Sidang lanjutan ini digelar di PN Medan, dalam proses sidang, Robin beberapa kali ditanyai soal kaitan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam kasus Syahrial. Penjelasan yang diberikan Robin saat sidang ini berbeda dengan keterangan yang dia sampaikan di berita acara pemeriksaan (BAP) yang dipegang jaksa penuntut umum (JPU).

Robin menuturkan pertemuannya dengan Syahrial dilakukan atas undangan ajudan Azis tanpa sepengetahuan Azis. Sedangkan menurut jaksa, dalam BAP, Robin mengaku undangan itu disampaikan Azis melalui ajudannya bernama Dedi.

"Secara detail tidak begitu (Robin diminta datang atas permintaan Azis). Dia menyampaikan ada yang ingin bertemu dengan saya," kata Robin dalam sidang di PN Medan, Senin (26/7/2021).

Namun, pernyataan Robin ini kemudian disanggah jaksa. Jaksa mengatakan dalam BAP Robin mengaku datang atas permintaan Azis.

"Di BAP nomor 39 poin 1, saksi ada menyebutkan bahwa Dedi saat itu mengatakan saya dipanggil oleh bapak, maksudnya Saudara Azis Syamsuddin," kata JPU.

Tidak sampai disitu, keterangan yang berbeda juga disampaikan Robin saat ditanyai jaksa soal pertemuannya dengan Syahrial di pendopo rumah dinas Azis.

Dalam sidang, Robin mengaku di pendopo hanya bertemu dengan Syarial dan tidak bertemu Azis. Namun jaksa mengatakan, dalam BAP Robin mengaku bertemu dengan Aziz.

"Saat itu saya datang ke Pendopo, ada tiga orang yang duduk. Saat saya datang, diminta bergabung di situ, saat itu dua orang pergi tinggal saya dan Syahrial," kata Robin.

"BAP saksi, tidak lama setelah menunggu di pos rumah dinas, Saudara Dedi meminta saya masuk menuju pendopo. Saat sampai pendopo, saya bertemu Saudara Azis Syamsuddin, Saudara Syahrial yang saat itu saya tidak mengenalnya dan ada dua orang yang tidak saya kenal," bantah JPU.

Robin kemudian mengakui dirinya memang mengatakan hal itu di BAP. Namun pernyataan tersebut sudah dia ganti beberapa waktu yang lalu.

"Betul, Pak, itu memang keterangan saya. Tapi beberapa minggu lalu saya ubah kembali, di pendopo saya hanya bertemu Pak Syahrial," kata Robin.

Robin mengatakan dirinya mengubah keterangan karena tidak konsentrasi saat ditanyai penyidik. Dia kemudian membuat keterangan yang berbeda.

Di akhir sidang, majelis hakim sempat menanyai Robin terkait apakah dirinya mendapatkan tekanan saat dilakukan BAP. Robin mengaku mendapat tekanan dari penyidik.

"Sedikit dalam tekanan penyidik saat itu, Yang Mulia," kata jelas Robin.

Untuk diketahui, Syahrial ditangkap karena diduga melakukan suap kepada mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju. Suap dilakukan untuk 'mengamankan' kasus Syahrial di Tanjungbalai yang sedang diselidiki KPK.

Syahrial diduga memberi suap senilai Rp 1,6 miliar ke Robin. Suap itu diberikan secara bertahap saat Robin masih menjadi penyidik KPK.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut Robin dan Syahrial bertemu di rumah Azis. Jaksa menyebut Azis memperkenalkan Syahrial ke Robin.

Tonton Video: Periksa Azis Syamsuddin, KPK Dalami Soal Pertemuan di Rumah Dinas

[Gambas:Video 20detik]




(dwia/dwia)