Polisi Sudah Periksa Penyebar Viral 'Kartel Kremasi', Ini Hasilnya

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 17:11 WIB
Sejumlah petugas membakar peti jenazah COVID-19 saat prosesi kremasi di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara, Senin (26/7).
Foto ilustrasi proses kremasi. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah memeriksa pria berinisial M, penyebar narasi 'diperas kartel kremasi' yang viral di media sosial. Dari hasil pemeriksaan, diketahui alasan M menyebarkan narasi perbandingan tarif kremasi adalah berempati terhadap kondisi pandemi COVID-19.

"Kalau kita lihat dari pemeriksaan yang kita dalami itu dia, mereka ini kan punya grup WA terdapatlah Informasi-informasi seperti itu. Mungkin ya beliau merasa empati terus membandingkan dengan situasi COVID seperti ini, akhirnya mungkin muncullah pernyataan seperti itu," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat dihubungi detikcom, Senin (26/7/2021).

Ady menuturkan M memang menuliskan pengalaman mengurus kremasi mertuanya yang disampaikan melalui grup WhatsApp. Saat itu, kata Ady, tarif yang dikeluarkan M untuk satu paket kremasi mencapai puluhan juta rupiah.

"Yang disampaikan oleh Pak M bahwa dia memang pernah mengurus kremasi mertuanya yang meninggal. Pada saat itu total biayanya Rp 45 juta. Rp 45 juta ini itu adalah rangkaian dari kremasi itu sendiri, paket kremasi," tuturnya.

"(Paket kremasi) itu di situ ada mandikan, peti, mungkin transportasi, kemudian perlengkapan ibadah dan juga kremasi itu sendiri, sama pembakaran itu sendiri kremasi itu sendiri, itu totalnya," sambungnya.

Ady menyampaikan, dalam narasi tertulis itu, M merasa agak kesulitan mencari tempat kremasi karena banyak yang penuh. Selain itu, tempat kremasi saat itu tidak menerima jenazah pasien COVID-19.

"Memang disampaikan oleh yang bersangkutan bahwa pada saat waktu itu tersampaikan oleh dia, agak sulit mencari kremasi karena dengan alasan penuh, karena memang pada saat itu tidak menerima COVID Jakarta," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Saksikan video 'Layanan Krematorium di TPU Tegal Alur Mulai Dibuka':

[Gambas:Video 20detik]