Polisi ke Pendemo di Tangsel: Orang Susah Lawan COVID, Ini Malah Berkumpul

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 16:51 WIB
Polisi mengamankan sekelompo massa yang demo di depan kantor Wali Kota Tangsel, Senin (26/7/2021).
Polisi mengamankan sekelompok massa yang berdemo di depan kantor Wali Kota Tangsel. (Rakha/detikcom)
Tangerang Selatan -

Polisi mengamankan sejumlah pendemo di kantor Wali Kota Tangerang Selatan siang tadi. Para pendemo itu kemudian diamankan ke Polres Tangerang Selatan.

Setelah menjalani tes swab antigen, para peserta aksi itu didatangi Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin. Mereka kemudian ditanya-tanya.

"Kamu kuliah semester berapa?," tanya Iman kepada salah satu peserta aksi di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (26/7/2021).

"Saya semester 7 pak," jawab salah satu peserta aksi.

"Kalau kamu?," tanya Iman kepada peserta aksi yang lain.

"Saya 8 pak," sahut seorang peserta aksi.

"Ada yang semester 7 dan 8, bukannya mengerjakan skripsi tapi malah menggelar aksi," ucap Iman.

Iman kemudian menasihati para pendemo. Mereka diminta untuk memahami situasi COVID yang sedang tinggi.

"Kalian ini sekali-kali harus berkunjung Rumah Lawan COVID, nanti kalian lihat gimana susahnya orang sakit lawan COVID. Tapi kalian di sini malah berkumpul," ujar Iman.

Sebelumnya, massa diamankan dari depan kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Jl Maruga, Ciputat, sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kemudian membubarkan demo tersebut dan mengamankan sejumlah orang.

Iman menjelaskan pihaknya telah menawarkan memfasilitasi agar perwakilan massa saja yang menyampaikan aspirasinya. Namun, massa tetap bersikeras tetap menggelar aksi.

Polisi kemudian membubarkan massa untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 akibat kerumunan yang timbul saat aksi.

"Ada 30 orang yang memaksa berkerumun membuat aksi, kami sudah tawarkan solusi dengan memfasilitasi untuk perwakilannya menyampaikan aspirasi dengan Walikota. Namun mereka memaksakan kehendak melakukan aksi sehingga kami mengambil langkah preventif agar tidak terjadi penyebaran COVID," jelasnya.

Iman mengatakan pihaknya juga melakukan tes swab antigen kepada seluruh peserta aksi. Diketahui, di antara masa aksi tersebut, ada yang terdeteksi reaktif COVID-19 saat dites swab antigen.

"Kami lakukan swab antigen dan terdapat hasil yang reaktif di antara mereka tersebut," ujar Iman.

Simak juga 'Massa Gelar Demo Menolak PPKM di Yogyakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)