Dukung Toko Kelontong, Anggota DPRD Minta Anies Cek Lagi Izin Minimarket

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 16:03 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Thopaz Nuhgraha Syamsul.
Foto: dok. DPRD DKI Jakarta
Jakarta -

Anggota DPRD DKI Jakarta F-Gerindra Thopaz Nugraha Syamsul mendorong masyarakat untuk belanja di toko kelontong terdekat di wilayahnya masing-masing. Dia prihatin saat ini banyak pedagang kecil yang gulung tikar.

"Saya amat prihatin karena saat ini banyak UMKM atau toko kelontong yang terengap-engap usahanya, maka saya inisiatif kampanyekan ke masyarakat agar belanja di warung kelontong terdekat di wilayah masing-masing," ujar Thopaz dalam keterangan tertulis, Senin (26/7/2021).

Di tengah-tengah keprihatinannya tersebut, dia melihat di sisi lain ada minimarket semakin merebak keberadaannya dan tidak begitu terdampak oleh pandemi COVID-19 ini.

Oleh karena itu Politisi Gerindra itu meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar meninjau kembali aturannya demi asas keadilan ekonomi.

"Pak Anies harus mengecek kembali terkait aturannya. Apakah minimarket ini sudah sesuai aturan yang ada, contoh kecilnya dari izin, zonasi hingga jam operasional pun harus dicek kembali," tegas Thopaz.

Lebih jauh, dia khawatir semakin maraknya minimarket modern ini nantinya dapat berujung monopoli ekonomi di sektor ritel. Sedangkan pedagang kelontong atau warung-warung kecil punah secara perlahan.

"Saya tidak ada niat membatasi ekspansi minimarket-minimarket modern, namun demi asas keadilan ekonomi serta saya juga peduli terhadap warung-warung kecil dan pedang kelontong agar mereka juga dapat berkembang bisnisnya. Lagi pula, saya khawatir jika maraknya minimarket ini suatu saat akan terjadi monopoli ekonomi di sektor ini," ungkap Thopaz.

Oleh karena itu, ia berharap agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat mengecek minimarket-minimarket ini. Ia meminta Anies juga ke depan bisa lebih memberdayakan dan mendukung UMKM atau pedagang kecil di Jakarta.

"Artinya, Pak Anies bisa memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang kecil untuk berkompetisi dengan minimarket atau ritel modern lainnya. Hal ini penting agar pedagang-pedagang kecil pun bisa turut berkembang dan maju perekonomiannya," pungkasnya.

(prf/ega)