Wakapolda Metro Buka Pendidikan Pembentukan 762 Bintara Polri

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 10:13 WIB
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Metro Jaya, Sukabumi, Senin (26/7/2021).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Metro Jaya, Sukabumi. (Yogi/detikcom)
Sukabumi -

Wakapolda Metro Polda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Ajaran 2021 di SPN Polda Metro Jaya. Dalam amanatnya, Hendro menekankan pentingnya sifat haus akan ilmu pengetahuan.

"Hari ini adalah awal. Belajar, belajar, dan belajar karena sesungguhnya kehidupan adalah proses belajar yang panjang," kata Hendro di SPN Polda Metro Jaya, Jln Raya Sukabumi, Bogor, Senin (26/7/2021).

Hendro menyebut para bintara tersebut telah melewati proses panjang untuk bisa sampai di titik ini. Untuk itu, dia meminta para siswa ini tidak berpuas diri.

"Jangan sia-siakan semua usaha dan cita-cita yang saudara akan raih. Jangan cepat berpuas diri," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menambahkan, tahun ini menerima total 762 bintara Polri. Para peserta didik itu nantinya akan belajar di SPN Polda Metro Jaya selama 5 bulan ke depan.

"Jumlahnya ada 762 bintara pembentukan Polri yang sekarang dibina di sini oleh Kepala SPN selama 5 bulan sampai tanggal 23 Desember nanti," katanya.

Yusri menambahkan, 762 bintara itu terdiri atas 3 Polda. Dari Polda Jawa Timur, Polda Papua, dan Polda Metro Jaya.

"Dari 762 ini ada titipan 21 bintara pembentukan Polri dari Polda Jatim, kemudian ada 50 bintara pembentukan Polda Papua. Total semua 762. Ini baru pembukaan. Kesemuanya sudah kita lakukan dengan protokol kesehatan. Yang kita gunakan adalah PCR bukan swab antigen dan semuanya negatif," jelasnya.

Sementara itu Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Tonny Harsono mengatakan dalam lima bulan ke depan, ratusan bintara Polri ini akan ditempa dengan materi yang variatif. Materi itu diharapkan mampu menciptakan anggota Polri yang berkualitas.

"Materi-materinya ada tentang wawasan kebangsaan, ada soal kepolisian dan masalah UU dan tentang kedisiplinan. Pemeriksaan kesehatan juga kita laksanakan secara rutin," pungkas Tonny.

(ygs/mea)