Round-Up

Antara Angka Vaksinasi dan Kasus Kematian Corona di Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 05:01 WIB
Vaksinasi
Foto: Vaksinasi Corona (Yudistira Perdana Imandiar/detikcom)
Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengatakan 94% kematian virus Corona (COVID-19) terjadi karena belum divaksinasi. Selain itu, progres vaksinasi Corona di Indonesia masih berada di bawah 30%.

Hal itu disampaikan Dante dalam sambutan di acara Vaksinasi Kadin Indonesia Bersama TNI Polri yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kadin Indonesia, Minggu (25/7/2021). Mulanya, Dante memaparkan kegiatan vaksin yang diselenggarakan Kadin ini sangat penting untuk memerangi pandemi COVID-19.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Kadin Indonesia yang sudah melakukan kegiatan ini, baik kegiatan vaksinasi maupun deklarasi kesehatan. Ini sangat penting sekali karena kegiatan vaksinasi dan upaya untuk memerangi terjadinya pandemi ini bukan eksklusif Kementerian Kesehatan, kegiatan ini tidak berhasil tanpa peran serta masyarakat," katanya.

Dante menjelaskan, saat ini pihaknya mengubah diksi program vaksinasi menjadi gerakan vaksinasi. Dia berharap dengan perubahan diksi ini, masyarakat dapat turun langsung terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi.

"Karena itu beberapa diksi-diksi kita buat menjadi berubah, kalau tadinya diksi program vaksinasi, sekarang menjadi diksi gerakan vaksinasi. Dengan gerakan maka yang terlibat di dalamnya adalah masyarakat secara langsung, baik itu asosiasi, baik itu kegiatan TNI-Polri, lintas departemen, lintas kelembagaan, dan seluruh masyarakat berperan serta dengan adanya beberapa kegiatan yang melakukan kegiatan seperti ini baik di sini maupun di tempat-tempat lain, maka kita berusaha mengatasi pandemi ini secara baik dan secara terintegrasi," katanya.

Dante menuturkan kegiatan vaksinasi sangat penting untuk memproteksi diri. Dari data yang dihimpun Kemenkes, vaksinasi ini dapat turut serta menurunkan angka kematian akibat virus Corona.

"Bisa saya laporkan, saya berikan informasi bahwa kegiatan vaksinasi ini sangat penting, selain melalukan proteksi, maka beberapa laporan yang masuk pada kami bahwa setelah divaksinasi apabila kemudian terkena vaksinasi, maka angka kematiannya akan menurun," ujarnya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kata Dante, menerima laporan bahwa 94% kematian virus Corona disebabkan karena mereka yang belum divaksinasi. Padahal, menurut Dante, vaksinasi COVID-19 ini sangat penting bagi masyarakat karena mampu memberikan respons imun yang baik bagi tubuh.

"Jadi berdasarkan laporan terakhir, angka kematian akibat infeksi COVID-19 itu pada beberapa saat ini itu 90 sampai 94 persen adalah mereka yang belum divaksinasi, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini akan memberikan respons imun tubuh yang lebih baik, baik itu apabila belum terkena infeksi maupun setelah terkena infeksi," imbuhnya.

Simak video 'Luhut Ungkap Kematian Corona Banyak Dialami Komorbid-Belum Divaksin':

[Gambas:Video 20detik]