PPKM Relaksasi atau Tidak, PAN Wanti-wanti Bansos Harus Tepat Sasaran

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 16:17 WIB
Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay (Rahel/detikcom)
Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay (Dok. detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, mengingatkan pemerintah harus mendengar semua masukan dari berbagai kalangan sebelum memutuskan relaksasi PPKM atau tidak. Saleh mewanti-wanti agar pemberian bantuan sosial (bansos) harus tepat sasaran.

"Masukan tersebut tentu sangat perlu untuk melengkapi hasil evaluasi PPKM darurat yang telah dilaksanakan. Kombinasi antara masukan dari berbagai pihak dan hasil evaluasi itulah semestinya yang dijadikan sebagai dasar bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan berikutnya," kata Saleh kepada wartawan, Minggu (25/7/2021).

Saleh menuturkan sudah banyak kalangan yang memberi masukan dari banyak aspek, termasuk aspek efektivitas PPKM darurat, kemampuan fasilitas kesehatan, kecukupan tenaga medis, alat hingga obat-obatan. Bahkan sampai pada dampak yang ditimbulkan bagi roda perekonomian masyarakat, tidak hanya ekonomi menengah ke atas, tetapi juga UMKM dan kelas menengah ke bawah.

Menurutnya, ada satu hal yang perlu dicatat oleh pemerintah. Jika pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM, harus dipastikan bahwa bansos dan subsidi harus benar-benar diberikan kepada masyarakat dan tepat sasaran. Sebab, sebut dia, tanpa jaring pengaman sosial dan bantuan sosial, kebijakan ini dinilai tidak akan efektif.

"Subsidi dan bantuan sosial itu kan tidak di seluruh Indonesia. Hanya di daerah yang diberlakukan PPKM darurat atau PPKM level 4. Perhitungan terhadap hal ini juga harus dilakukan secara cermat. Harus dipastikan tidak ada masyarakat yang dilupakan," terang Ketua Fraksi PAN DPR itu.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.