Gubernur Jateng Borong Dagangan PKL & Bagikan Makanan Saat Gowes

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 15:37 WIB
Pemprov Jateng
Foto: Pemprov Jateng
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memborong dagangan milik pedagang kaki lima (PKL) untuk dibagikan ke warga sekitar. Momen itu terjadi saat Ganjar gowes pagi keliling Kota Semarang.

Ganjar mengungkap ada 3 lokasi yang ia kunjungi saat bersepeda dengan rekan dari tim sepeda Samba. Ia bersama rombongan berangkat dari rumah dinas menuju daerah Sumurboto, Kecamatan Banyumanik.

Sesampainya di seberang Kelurahan Sumurboto, Ganjar diketahui berhenti di warung nasi uduk dan lontong opor Mbak Ciput. Dalam kesempatan tersebut, Ganjar pun memborong makanan untuk dibagikan kepada masyarakat di sekitar lokasi.

Di lokasi ini, Ganjar menanyakan makanan apa saja yang ada di warung tenda pinggir Jalan Prof. Soedarto tersebut. Endah Rohini, pemilik Warung Nasi Uduk dan Lontong Opor Mbak Ciput menyebutkan ada siomay dan nasi uduk di warung miliknya.

Setelah dari Sumurboto, Ganjar dan rombongan berlanjut ke lokasi kedua yakni daerah Tugu Suharto, Sampangan. Setelahnya, ia bersama rombongan ke lokasi terakhir di sekitar Pasar BK Simongan

Ganjar mengaku turut memborong dagangan pedagang kaki lima untuk dibagikan ke warga sekitar di dua lokasi tersebut. Selain membagikan makanan, ia pun terus mengingatkan warga untuk tetap memakai masker dan menaati protokol kesehatan.

"Sudah itu dibagi semua. Tapi jangan lupa tetap pakai masker nggih. Ingat, COVID-nya belum hilang," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis, Minggu (25/7/2021).

Sementara itu, pemilik Warung Nasi Uduk dan Lontong Opor Mbak Ciput, Endah Rohini mengaku makanan yang dibagikan di warungnya dikumpulkan dari lima warung. Endah mengatakan, ia dan pedagang lain telah mendapat pesanan sebelumnya dari Ganjar. Pesanan itu diminta untuk dibagikan secara gratis kepada warga di sekitar lokasi jualannya.

"Pak Ganjar kemarin pesan buat sedekah dan dibagikan karena PPKM belum berakhir. Kan tidak boleh makan di tempat, akhirnya pesan ke kita, dibuat (dibungkus) kardus. Ada lima warung tapi dimasukkan warung Mbak Ciput semua. Pesanannya ada siomay, usus, nasi kucing, ketoprak, dan nasi uduk," ungkap Endah.

Endah mengatakan ia dan pedagang lainnya merasa senang karena warungnya dikunjungi dan dagangannya diborong oleh Ganjar. Ia menambahkan para pedagang pun bisa menyampaikan keluh kesahnya kepada Ganjar dalam kesempatan tersebut.

"Senang sekali (didatangi), biar tahu jeritan wong ngisor ki piye. Pak Ganjar juga kasih tahu suruh sabar dulu karena COVID tidak akan berakhir kalau tidak mau diam di rumah. Tapi kalau diam di rumah kami makan apa," pungkasnya.

(akn/ega)