Ultah PKB Ke-23, Wakil Ketua MPR: Cukup Matang Tambah Kiprahnya Lagi

Angga Laraspati - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 12:48 WIB
Jazilul Fawaid di hari lahir PKB
Foto: MPR
Jakarta -

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah genap berusia 23 tahun. Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berharap di usianya kali ini PKB dapat terus meningkatkan kiprahnya untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

"Selaku Wakil Ketua MPR, saya menyampaikan selamat hari lahir ke-23 PKB. Usia yang cukup matang untuk menambah kiprahnya bagi masyarakat, bangsa dan negara," ujar Jazilul dalam keterangannya, Sabtu (24/7/2021).

Jazilul menuturkan sebagai partai politik (parpol) papan atas dan memiliki basis massa cukup kuat, PKB akan selalu menjadi bagian dari solusi masalah kebangsaan. PKB harus hadir sebagai penengah bagi konflik yang kerap menjadi ancaman bagi persatuan bangsa.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai langkah konkret yang dilakukan PKB ketika bangsa ini dilanda krisis akibat pandemi COVID-19. Semua jajaran PKB diinstruksikan untuk turun tangan sekuat tenaga guna membantu keadaan masyarakat yang mengalami kesulitan melalui gerakan Aksi Melayani Indonesia.

Menurut Jazilul, apa yang dilakukan oleh PKB sejalan dengan program MPR yaitu terus berjuang bagi terwujudnya persatuan untuk kebangsaan dalam bingkai 4 Pilar MPR.

"Komitmen kebangsaan PKB sudah terbukti bukan omong kosong. Saya yakin PKB akan terus merangkai semangat kebangsaan dan nilai keagamaan dalam harmoni merah putih. Cinta Tanah Air bagian dari iman," kata Jazilul.

Sebagai informasi, pada Harlah ke-23 yang digelar pada Jumat (23/7) kemarin, PKB menggelar acara bertajuk Doa Bersama dan Syukur 23 Tahun Melayani Bangsa. Pada acara tersebut, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengungkapkan rasa syukur, bahagia dan bangga atas kiprah pengabdian, dan dedikasi PKB untuk Indonesia yang sudah berlangsung selama 23 tahun.

Menurut Cak Imin, para deklarator PKB adalah orang-orang mulia yang tanpa pamrih dan juga bukan bermaksud mendirikan partai untuk kepentingan diri atau kelompok, namun untuk kepentingan bangsa.

"Partai ini dilahirkan dengan ketulusan dan komitmen serta cita-cita," ujar Cak Imin.

Hal inilah yang membuat PKB tumbuh dan kuat secara natural dan murni dalam denyut perjuangan ke-Islam-an, kebangsaan dan ke-Indonesia-an. Menurut Cak Imin, komitmen inilah yang akan membuat PKB kokoh, abadi dan tidak goyah oleh keadaan apapun.

"PKB akan hadir menjadi solusi, PKB akan jadi kekuatan terakhir untuk jadi solusi," ucapnya.

Untuk diketahui, PKB sebagai parpol yang didirikan oleh para ulama pada 23 Juli 1998 di Jakarta merupakan parpol yang berideologi moderat. Partai ini didirikan oleh para kiai Nahdlatul Ulama (NU) di antaranya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Munasir Ali, KH Ilyas Ruhiyat, KH Mustofa Bisri, dan KH A Muhith Muzadi. Termasuk yang ikut membantu di antaranya KH Dimyati Rois dan KH Said Aqil Siroj.

(ncm/ega)