Merasa Diintimidasi, Perempuan Polisikan Pria Berpistol di Apartemen Jakbar

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 12:31 WIB
ilustrasi penembakan
Foto ini hanya ilustrasi, tidak menggambarkan peristiwa sebenarnya. (Internet)
Jakarta -

Seorang perempuan di Cengkareng, Jakarta Barat, berinisial SLU melaporkan pria inisial S ke polisi. SLU merasa terintimidasi karena S membawa senjata api. Namun laporan SLU ditolak karena dinilai tidak ada tindak pidana.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/7). Bambang menyebut kejadian tersebut hanya kesalahpahaman.

Dijelaskan Bambang, SLU adalah penghuni salah satu unit apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat. Sedangkan S adalah pihak vendor yang melaksanakan perparkiran di apartemen tersebut.

"Awal mula masalah kan duduk perkaranya adanya komplain warga penghuni City Garden yang tidak terima untuk adanya pelaksanaan pembayaran portal parkir untuk memasuki kawasan apartemen dan ruko," kata Bintang saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/7/2021).

Pelaksanaan perparkiran itu, menurut Bintang, sudah mengantongi izin. Singkatnya kemudian SLU terlibat adu mulut dengan S ketika menanyakan soal pembangunan perparkiran tersebut.

"Kemarin itu saksi S yang pemilik senjata itu sekitar jam 5 sore di situ. Dia di samping apartemen ada lahan kosong yang rencana dibangun yayasan panti asuhan. Pada saat dia lagi di situ cek lokasi, datang empat orang ada ibu-ibu sama tiga orang lain merekam dia," katanya.

S merasa tidak suka direkam. Kemudian dia mengajak SLU berbicara di luar area parkiran.

"Terus dia (S) agak gimana ya bilang, 'Loh kok kenapa rekam-rekam saya'. Si ibunya ini menanyakan, 'Ini mau dibangun apa, kok dibikin yayasan?'. Denger seperti itu, dia (S) agak terpancing emosinya. Terus, 'Ya udah, ayo Bu, kalau mau ngobrol, yang ini saya klarifikasi. Jangan di dalam area ini, kita ke parkiran'," jelasnya.

S Bawa Senpi di Pinggang

Pada saat cekcok itu, S terlihat membawa senjata api di pinggang. Inilah yang kemudian membuat SLU merasa terintimidasi.

"Ibu itu tidak terima dan protes-protes ke dia (S) dan sambil menerangkan 'gini... gini...' dan tidak sengaja kelihatan senjata itu ada di pinggang dia (S)," katanya.

"Jadi ibu ini merasa terintimidasi, mau coba bikin laporan," tambahnya.

Seusai kejadian itu, SLU mencoba membuat laporan di Polres Jakarta Barat. Namun laporannya ditolak.

"Nah, pada saat kejadian itu kan memang tidak digunakan senjata itu, hanya posisinya kelihatan di pinggang. Senjatanya di holster dan terekam kamera video pada saat dia mengangkat tangan bajunya terangkat. Jadi dari segi pidananya nggak ada," katanya.

Meski begitu, polisi telah meminta keterangan kepada S. Untuk sementara, polisi mengamankan senjata S.

Lihat juga Video: Bak Adegan Film, Pria di Kaltim Coba Rampok Bank Pakai Pistol Mainan

[Gambas:Video 20detik]



(mea/bar)