Viral

Ngobrolin Kuota Internet Saat Sekolah dan Bekerja Harus dari Rumah

dtv - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 08:26 WIB
Jakarta -

Tahun ajaran baru sudah dimulai, namun pemerintah masih memberlakukan sekolah dari rumah alias online. Pekerja kantoran juga mayoritas masih bekerja dari rumah karena tingkat infeksi COVID-19 masih tinggi.

Pengamat IT dan gadget Lucky Sebastian mengatakan penyebaran internet di Indonesia belum merata. Di luar kota-kota besar, internet masih dibilang barang mewah karena sukar diakses.

Namun untuk tarif atau paket data internet, Lucky mengatakan di Indonesia tergolong bersaing. Relatif tidak mahal dibanding dengan negara-negara lain walau terkadang kecepatan koneksi juga harus kerap dikorbankan.

"Untuk langganan harganya sudah bisa dibilang terjangkau ya. Lebih baik atau lebih murah dari sebagian besar dari tempat-tempat lain di dunia. Persaingannya juga sedang gencar-gencarnya ada paket data yang lebih murah," tutur Lucky dalam program Viral di detikcom.

Lucky mengatakan penting bagi konsumen untuk mengetahui provider apa yang terbaik di lingkungannya sebelum berlangganan internet. Karena lain tempat maka lain pula kekuatan jaringan setiap provider.

"Misalnya provider A bagus di daerah Tangerang misalnya. Kemudian di Bekasi belum tentu dia bagus, provider B lebih bagus. Kalau paketnya murah tapi tidak jalan, untuk apa," pesannya.

Pengguna internet yang berkocek cetek harus mewaspadai konten atau kegiatan yang melibatkan video. Video paling banyak menyedot data, makin tinggi kualitas video, makin cepat pula kuota internet akan tersedot.

"Meeting, kita menonton video, kita meng-upload video itu angkanya (data) sama-sama saja. Kalau kita Zoom bisa one by one atau dengan grup itu kuota terkecil 1 jam kira-kira 540 MB. Kalau kita naikkan ke HD itu sudah 1,35 GB," terang Lucky.

(gah/gah)