PPP Anggap Ajakan Demo 'Jokowi End Game' Provokasi Tak Bertanggung Jawab

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 15:11 WIB
Arsul Sani
Arsul Sani (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Poster ajakan untuk menggelar demo dengan tajuk 'Jokowi End Game' beredar luas di dunia maya. PPP menganggap seruan aksi 'Jokowi End Game' untuk turun ke jalan sebagai provokasi tak bertanggung jawab.

"PPP menilai mereka yang mengajak masyarakat untuk demo turun ke jalan di masa pandemi COVID-19 adalah kelompok tidak bertanggung jawab terhadap masyarakat itu sendiri. Mereka memprovokasi atas nama rakyat tetapi ajakannya membahayakan kesehatan rakyat itu sendiri," kata Waketum PPP, Arsul Sani kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Ungkapan kritis seperti 'Jokowi End Game' menurut Arsul sebaiknya dilakukan di media sosial. Jika aksi itu dilakukan di jalan berpotensi menimbulkan kerumunan dan membahayakan masyarakat luas.

"Ruang untuk mengkritisi termasuk menciptakan tag line 'Jokowi End Game' itu mestinya hanya ada di ruang media baik medsos maupun media arus utama. Tetapi kalau mereka mengajak rakyat turun ke jalan beramai-ramai itu sama saja dengan mengancam kesehatan rakyat banyak," ujarnya.

Oleh sebab itu, setiap ajakan agar menggelar aksi turun ke jalan dinilai Arsul sebagai tindakan tak bertanggung jawab. PPP, kata Arsul, tak keberatan terhadap setiap aspirasi dan kritikan yang dilontarkan masyarakat.

"Di masa pandemi di mana bahkan pemerintah sendiri mengakui varian delta dari COVID-19 ini tidak bisa dikendalikan maka setiap ajakan untuk berkumpul dalam jumlah besar baik untuk mendukung maupun mengoposisi pemerintah itu tindakan yang tidak bertanggungjawab," ucap Arsul.

"PPP tidak keberatan jika sikap kritis terhadap pemerintah dilakukan di ruang media. Sepanjang semuanya proporsional, bukan hoax dan ujaran kebencian yang didasarkan pada fitnah, maka tidak masalah tetap mengkritik atau mengecam sikap atau kebijakan pemerintah," imbuhnya.

Tonton video 'Beredar Seruan Demo Jokowi di DKI, Polda Metro Ingatkan RS-Kuburan Penuh':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Poster seruan aksi bertajuk 'Jokowi End Game' sebelumnya beredar di media sosial. Aksi massa tersebut rencananya dilakukan pada 24 Juli dengan melakukan long march dari Glodok ke Istana Negara.

Sementara itu, Polda Metro Jaya memaparkan kondisi COVID-19 di Indonesia dan khususnya di Jakarta. Masyarakat diminta memahami situasi COVID-19 yang sedang mengganas ini dengan tidak melakukan kerumunan.

"Lihat rumah sakit, kuburan udah penuh. Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi. Tapi intinya di sini bagaimana masyarakat mau sadar, mau disiplin hindari kerumunan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

(rfs/imk)