Polisi Periksa Jerinx soal Kasus Dugaan Pengancaman Pekan Depan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 12:59 WIB
Jerinx SID saat ditemui di kawasan Epicentrum.
Jerinx (Ismail/detikFoto)
Jakarta -

Kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik yang dilaporkan oleh pegiat media sosial Adam Deni terus bergulir. Musisi Jerinx sebagai terlapor direncanakan diperiksa polisi pekan depan.

"Untuk terlapor kita jadwalkan. Kami sudah mengirim undangan klarifikasi, kita jadwalkan hari Senin (26/7) nanti untuk hadir," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Sebelum memanggil Jerinx pekan depan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Adam Deni sebagai pelapor telah dimintai keterangan pada Rabu (14/7).

Saksi-saksi dari pihak Adam Deni juga telah dimintai keterangan. Menurut Yusri, kasus dugaan ancaman kekerasan yang dilakukan oleh Jerinx ini masih tahap penyelidikan.

"Saksi pelapor sudah kita lakukan klarifikasi, ambil keterangan. Dia sudah membawa bukti-bukti yang dia laporkan. Masalah pengancamannya sesuai unsur Pasal 335. Ini masih lidik (penyelidikan)," ujar Yusri.

Jerinx Diminta Kooperatif

Pihak kepolisian berharap Jerinx bersikap kooperatif. Drumer dari grup band Superman Is Dead ini diharapkan memenuhi panggilan klarifikasi tersebut di Polda Metro Jaya.

"Mudah-mudahan Saudara J mau hadir ke Polda Metro Jaya untuk diambil keterangannya," sebut Yusri.

Kasus ini bermula dari saling lempar komentar yang dilakukan kedua belah pihak di Instagram. Namun, saat Instagram Jerinx tiba-tiba menghilang, Jerinx kemudian menelpon Adam Deni dan melakukan ancaman kekerasan.

Pihak Adam Deni sendiri mengaku sempat mengupayakan mediasi kepada pihak Jerinx. Namun upaya mediasi berakhir sia-sia dan tidak menemukan kesepakatan.

Rekaman ancaman kekerasan yang dilakukan Jerinx itu kemudian menjadi bukti Adam Deni melaporkan musisi tersebut ke kepolisian. Kasus itu kini tengah ditangani oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini Jerinx dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 335 KUHP dan Pasal 29 UU ITE juncto Pasal 45 B UU 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Lihat juga video 'Komentar Pedas Jerinx untuk BCL yang Kini Positif COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)