93 Kendaraan Diputar Balik di Pos PPKM Lenteng Agung

Nur Aziza - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 10:52 WIB
Penyekatan di Lenteng Agung, Jaksel
Penyekatan di Lenteng Agung, Jaksel (Aziza/detikcom)
Jakarta -

Penyekatan di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, masih terus dilakukan. Polisi menyebut jumlah pengendara yang melintasi titik penyekatan hari ini menurun.

"Untuk memasuki sampai saat ini untuk PPKM tapal kuda, Lenteng Agung, tetap ada penurunan, penurunan dari hari pertama. Jadi mungkin masyarakat sudah mulai paham," ujar Perwira Pengendali Pos PPKM Tapal Kuda, Lenteng Agung, Ipda H Kebol Sitio kepada wartawan di Pos PPKM Lenteng Agung, Jumat (23/7/2021).

Dia mengatakan penurunan pagi ini kurang-lebih 80 persen. Sementara itu, terdapat 93 kendaraan yang diputar balik.

"Kalau ini penurunannya mungkin sekitar 80 persen secara detilnya, karena ini masih jam kerja mungkin agak lumayan karena jumlah yang diputarbalikkan hari ini dari jam 06.00-09.00 WIB. Untuk kendaraan roda empat 31, kendaraan roda dua 62," tuturnya.

Meskipun demikian, Sitio mengatakan masih ada juga pengendara yang belum paham dengan aturan sehingga harus diputarbalikkan naik ke flyover tapal kuda arah Depok.

"Namun yang tidak melengkapi surat-surat dari kerja tetap kita balik arahkan atau mungkin ada keperluan-keperluan dia tidak begitu penting kita balik arahkan ke arah Depok," jelas Sitio.

Sitio menyebut tidak ada pelonggaran oleh petugas yang berjaga. Penjagaan hari ini dilakukan oleh sejumlah petugas, di antaranya TNI 15 orang, Polri Brimob 20 orang, Samapta dengan Polsek 9 orang, Lalu Lintas 12 orang, Dishub 9 orang, Satpol PP 4 orang, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) 4 orang.

Pos PPKM Lenteng Agung terbagi menjadi dia jalur, yaitu lajur nakes dan non-nakes. Pantauan detikcom Jumat (23/7/2021) pukul 08.40 WIB beberapa pengendara non-nakes masuk lajur nakes. Menanggapi hal itu, Sitio mengatakan pengendara non-nakes yang masuk lajur nakes akan diputar balikkan ke arah Depok kembali untuk antre pada lajurnya agar tertib.

Pengemudi ojek online (ojol), Sitio mengatakan, akan diberi prioritas karena dipastikan ojol sudah mendapatkan SRTP-nya dari kantornya. Ojol diprioritaskan diperbolehkan langsung melintas oleh petugas, kata Sitio, agar mengurangi antrean pemeriksaan.

Berdasarkan pantauan, pukul 10.05 WIB dari titik penyekatan Lenteng Agung, arus lalu lintas dipadati kendaraan menunggu giliran pemeriksaan oleh petugas. Kendaraan yang mengantre didominasi kendaraan roda empat.

(dwia/dwia)