Suara Mahasiswa

GMNI Arjuna Ingin Jokowi Tindak Tegas Menteri yang ke Luar Negeri Tanpa Izin

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 01:27 WIB
Ketua Umum DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino
Ketua Umum GMNI Arjuna Putra Aldino (Dok. GMNI)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang para menteri dan jajarannya untuk pergi ke luar negeri tanpa izin di era pandemi COVID-19 ini. Namun teryata, ada beberapa menteri yang tersorot publik pergi ke luar negeri.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pimpinan Ketua Umum Arjuna Putra Aldino meminta Presiden Jokowi lebih tegas menyikapi menteri-menterinya yang tidak patuh. Saat ini, menteri harus punya sense of crisis.

"Tidak cukup jika presiden hanya mengeluarkan pernyataan melarang kunjungan luar negeri. masyarakat ingin melihat ketegasan presiden kepada para pembantunya," kata Ketua DPP GMNI Bidang Organisasi Riski Ananda Pablo dalam keterangan tertulis, Kamis (22/7/2021).

GMNI meminta Jokowi melakukan evaluasi terhadap seluruh menteir yang melakukan kunjungan ke luar negeri tanpa izin. Bila perlu, Jokowi mencopot menteri yang membandel, tetap melawat ke mancanegara tanpa izin Jokowi.

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyampaikan para menteri harus memperhatikan serapan tenaga kerja di dalam negeri, jangan hanya sibuk mencari investasi dari luar negeri.

"Kalau kita baca datanya selama ini berarti yang masuk itu adalah investasi padat modal semua. Menterinya tak serius tumbuhkan investasi padat karya yang bisa serap banyak tenaga kerja," kata Arjuna.

Larangan Jokowi diketahui lewat keterangan Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada Kamis (16/7) pekan lalu. Jokowi hanya mengizinkan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi melawat ke mancanegara, selain Retno maka harus izin Jokowi dulu.

"Untuk itu seluruh menteri, kepala lembaga dilarang untuk berpergian ke luar negeri, yang boleh berpergian ke luar negeri hanya menteri luar negeri karena memang sesuai dengan bidang tugasnya," kata Pramono Anung.

"Yang lainnya kalau ada hal bersifat khusus harus mendapatkan izin secara langsung dari Bapak Presiden," ujarnya.

Berdekatan momen sebelum Pramono menyampaikan sikap Jokowi, ada sejumlah menteri yang melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Singapura, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ke Amerika Serikat.

Simak Video: Jokowi Larang Menteri-Kepala Lembaga Ke LN kecuali Menlu

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)