Camat di NTT Ditemukan Gantung Diri, Diduga Depresi Istri Meninggal COVID

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 14:01 WIB
Ilustrasi Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

DRM (45) ditemukan tewas di kamar belakang rumah panggung orang tuanya, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). DRM merupakan salah satu camat di Kota Waingapu.

"Diduga bunuh diri dengan cara gantung diri," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna saat dimintai konfirmasi, Rabu (21/7/2021).

Jasad DRM ditemukan pada Selasa, 20 Juli 2021 pukul 11.30 Wita. Polisi telah memeriksa beberapa saksi dan mendapati keterangan bahwa DRM sempat minta untuk ditinggalkan sendiri di rumah, dengan alasan mau istirahat.

"Sekitar pukul 11.20 Wita, korban menyuruh saksi atas nama Klemens dengan saksi atas nama Lukas menutup semua pintu dan jendela rumah panggung, dengan alasan untuk istirahat," jelas Krisna.

Krisna menyebut saksi lainnya, yakni Kornelis, datang ke rumah orang tua korban dan tak mendapati adanya penghuni di dalam rumah. Kornelis kemudian menemui Klemens dan Lukas.


"Saat kedua saksi masuk di dalam kamar milik saksi Lukas, kedua saksi mendapati korban yang sedang tergantung," terang Krisna.

"Melihat kejadian tersebut, kedua saksi berteriak sambil menangis," sambung Krisna.

Krisna menyampaikan, berdasarkan keterangan keluarga, DRM mengalami sulit tidur, sering menyendiri dan menutup diri dari keluarga sejak istrinya meninggal karena COVID-19. DRM diduga depresi kemudian nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Tidak ada yang mengetahui motif korban melakukan bunuh diri. Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, setelah istri korban meninggal dunia karena COVID-19 pada 20 Mei 2021, korban kepikiran, susah tidur, sering menyendiri, dan jarang berkomunikasi dengan pihak keluarga," ungkap Krisna.

"Dimungkinkan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarenakan depresi semenjak meninggalnya istri korban karena COVID," imbuh Krisna.

Simak juga 'Kabar Duka! Istri Aktor Senior Anwar Fuady Meninggal Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/idh)