Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 10 M di Babel

Deni Wahyono - detikNews
Selasa, 20 Jul 2021 20:30 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ari Saputra/detikcom
Bangka Belitung -

Polisi menggagalkan penyelundupan ribuan benih lobster di perairan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Polisi mengamankan tiga orang tersangka dan puluhan ribu benih lobster senilai Rp 10 miliar.

Ketiga tersangka merupakan warga Desa Sungsang III, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), yakni Rinto (40), Mat Resao (31), dan Mat Diah (26). Tersangka membawa ribuan benih lobster menggunakan kapal cepat Speed Lidah dan memanfaatkan momen malam Hari Raya Idul Adha.

"Diamankan sekira pukul 00.22 WIB. Setelah petugas menemukan satu unit Speed Lidah dengan jumlah 3 orang anak buah kapal (ABK) yang membawa muatan dan mencurigakan," jelas Kapolda Babel Irjen Anang Syarif Hidayat kepada wartawan, Selasa (20/7/2021).

Polisi segera melakukan pemeriksaan muatan kapal cepat tersebut. Alhasil, dari kapal tersebut, ditemukan ribuan benih lobster.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 13 kotak yang berisikan benih lobster. Total ada 67.600 ekor benih lobster," tegas Kapolda Babel.

Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Babel guna penyelidikan lebih lanjut. Kini ketiga tersangka sudah ditahan.

Selain barang bukti benih lobster, polisi menyita satu unit Speed Lidah dengan mesin penggerak 40 PK dan 1 buah ponsel.

Kerugian negara ditafsir mencapai Rp 10 miliar. Para pelaku terancam hukuman penjara 8 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyelundupan ribuan benih lobster ilegal, baik pengirim maupun penerima. Sementara itu, ribuan benih lobster yang sempat disita dilepas ke perairan Pulau Ketawai, kabupaten Bangka, setelah berkoordinasi dengan pihak balai karantina.

(isa/isa)