Wapres Salat Idul Adha di Rumah Dinas, Potong Hewan Kurban di RPH

Deden Gunawan - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 20:22 WIB
Wapres Maruf Amin melaksanakan salat Id di ruamh dinas (Screenshot video setwapres)
Wapres KH Ma'ruf Amin melaksanakan salat Idul Fitri 2021 di rumah dinas (Screenshot video setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden KH. Prof. Ma'ruf Amin akan menunaikan salat Idul Adha di rumah dinas, Jalan Diponegoro. Untuk penyembelihan hewan qurban akan dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) dan distribusikan ke sejumlah wilayah di Jabodetabek.

"Di sini ( rumah dinas) ada aula kecil saya akan salat Id di situ saja. Kalau Sapi Qurban akan dikirim ke sejumlah wilayah misalnya di Jakarta Utara, Depok, dan daerah-daerah lainnya," kata Wapres Ma'ruf Amin saat berbincang dengan detik.com melalui aplikasi zoom, Senin (19/7/2021).

Langkah itu dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah disepakati pemerintah dengan MUI dan sejumlah ormas Islam pada hari Minggu (18/7/2021) malam.

Wapres tidak bersedia menjelaskan jumlah hewan qurban yang dipotong. Namun dia menyebut hewan qurban berasal dari kantor Setwapres, Kantor Wapres serta para dermawan yang menyumbangkan hewan qurban melalui Kantor Wapres.

Terkait masih adanya segelintir ustaz dan penceramah yang tidak mempercayai ganasnya virus corona dan covid-19, menurut Wapres KH Ma'ruf Amin jumlahnya bisa dihitung jari. Cuma justru terus diviralkan baik melalui media massa maupun media sosial. Begitu juga dengan provokasi dan berita hoax tentang pandangan-pandanga konspirasi dan sebagainya sangat kuat sekali.

"Buktinya waktu saya bertemu kemarin dengan NU , MUI dan ormas Islam lainnya sikap dan pandangannya sama. Kalau pun ada yang berbeda (itu berasal) dari luar kelompok yang terorganisasi, yang tidak memiliki pembinaan," ungkapnya.

Kelompok yang berbeda ini dianggap Ma'ruf Amin sebagai kelompok minoritas yang berpikiran tidak sesuai dengan mainstream. Di sisi lain, Wapres Ma'ruf Amin menyebut masih adanya segelintir pihak yang tidak percaya corona terjadi juga di banyak negara.

"Misalnya di Inggris 34 persen warganya tidak percaya corona. Di Prancis, dan Amerika juga ada. Jadi ini sudah fenomena global," jelas Wapres.

Simak juga video 'Wapres Ma'ruf: Jangan Sampai Idul Adha Menjadi Klaster Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(ddg/jat)