Panas! Amien Rais Vs Habib Rizieq soal Kasus Km 50 Laskar FPI

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 14:36 WIB
Jakarta -

Pernyataan Amien Rais soal kasus Km 50 memantik reaksi keras dari Habib Rizieq Shihab (HRS). Pernyataan Amien Rais bahkan disebut sangat blunder dan kontraproduktif.

Amien Rais Sebut Lembaga TNI-Polri Tak Terlibat

Pernyataan Amien Rais yang disoal oleh Habib Rizieq itu disampaikan dalam jumpa pers peluncuran Buku Putih TP3 yang disiarkan di YouTube, Rabu (7/7/2021). Amien sebagai inisiator TP3 menjelaskan, yang disajikan dalam buku putih tersebut adalah fakta-fakta objektif.

Sebagian besar berdasarkan data dari sumber primer. Di antaranya hasil wawancara dengan saksi yang berani bersuara, wawancara dengan keluarga korban dan fakta-fakta dari video dan sebagainya.

"Setelah membaca dengan baik buku putih ini, secara kelembagaan ini penting, Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam skenario maupun implementasi dari pelanggaran HAM berat itu, alhamdulillah kira bersyukur ya," kata Amien Rais.

"Jadi teman-teman TNI dari tiga angkatan dan teman-teman Polri, Anda memang tidak terlibat baik skenario apalagi pelaksanaan. Jadi kita bangga alhamdulillah tulang punggung keamanan bangsa namanya Polri dan tulang punggung pertahanan namanya TNI itu tidak terlibat sama sekali," sambungnya.

Amien Rais mengatakan ketidakterlibatan institusi TNI ataupun Polri dalam kasus penembakan 6 anggota laskar FPI di Km 50 merupakan kabar gembira.

"Justru di sinilah kita perlukan keterbukaan dan sekaligus kejujuran serta proses hukum yang terbuka dan setransparan mungkin agar selama ini kasus pelanggaran HAM ini yang dibuat remang-remang oleh pihak tertentu dan diharapkan menghilang dengan sendirinya itu tidak akan terjadi. Insyaallah never. Tidak akan terjadi," ucapnya.

Mahfud Md Tegaskan Kasus Km 50 Bukan Pelanggaran HAM Berat

Ada pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md di antara hubungan Amien Rais dan Habib Rizieq itu. Mahfud saat itu menanggapi pernyataan Amien Rais yang menegaskan tak ada keterlibatan TNI-Polri di kasus Km 50.

"Terima kasih, Pak Amien, atas sportivitasnya mengumumkan temuan TP3 tentang terbunuhnya 6 laskar FPI, bahwa tidak ada keterlibatan TNI-Polri," tulis Mahfud Md lewat Twitter, Kamis (8/7/2021). Cuitan Mahfud Md telah disesuaikan dengan ejaan yang berlaku.

"Artinya peristiwa bukan pelanggaran HAM berat, melainkan kejahatan biasa. Pelanggaran HAM berat itu melibatkan aparat secara terstruktur dan sistematis," tambahnya.

Mahfud Md kemudian juga mengulas kembali pertemuan Amien Rais dan jajaran TP3 dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan. Pemerintah saat itu mempersilakan TP3 menyodorkan bukti apabila kasus Km 50 adalah pelanggaran HAM berat.

Mahfud Md menyimpulkan bahwa buku putih TP3 yang diluncurkan kemarin tidak menunjukkan bukti-bukti kasus Km 50 merupakan pelanggaran HAM berat.

"Ketika Pak Amien dan TP3 bertemu dengan Presiden, pemerintah juga sudah mengatakan bahwa Komnas HAM tidak menemukan terjadinya pelanggaran HAM berat. Tapi kalau TP3 punya bukti tentang pelanggaran HAM berat itu, pemerintah akan menindaklanjuti sesuai UU 26/2000," paparnya.

"Ternyata bukti-bukti tidak ada. Trims TP3," sambung Mahfud.