MA Sunat Vonis Tubagus Chaeri Wardana dari 7 Jadi 5 Tahun

Andi Saputra - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 12:42 WIB
Para saksi memberi keterangan dalam sidang lanjutan kasus pencucian uang dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/3/2020). Saksi tersebut yakni (kiri-kanan) mantan sekretaris Wawan, Laura Indriani, pengusaha Ama Liko Nicolous dan artis Aima Mawaddah. Jaksa mencecar para saksi terkait pemberian mobil dan uang ke sejumlah artis seperti Pevita Pearce, Aima MAwaddah, Jennifer Dunn,  Rebecca Soejati dan Catherine Wilson.
Tubagus Chaeri Wardana (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan di tingkat kasasi. Selain itu, Wawan juga diwajibkan mengembalikan uang Rp 58 miliar ke negara.

"Tolak Penuntut Umum dan Terdakwa dengan perbaikan pidana penjara menjadi 5 tahun, dan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan," kata juru bicara MA hakim agung Andi Samsan Nganro kepada detikcom, Senin (19/7/2021).

Duduk sebagai ketua majelis Suhadi dengan anggota Syamsul Rakan Chaniago dan Agus Yunianto. Hukuman di tingkat kasasi lebih ringan daripada hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Di mana Wawan dihukum 7 tahun penjara di tingkat banding.

Meski menyunat hukuman Wawan, MA memperberat hukuman Wawan dengan mewajibkan mengembalikan uang yang dikorupsinya. Di tingkat banding, Wawan lolos dari hukuman uang pengganti tersebut.

"Uang pengganti sebesar Rp 58.023.103.859,00," kata Andi yang juga Wakil MA bidang Yudisial itu.

Uang itu harus dibayarkan maksimal 1 bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap. Bila tidak mau membayar, maka asetnya dirampas dan dilelang negara. Bila masih kurang, maka diganti dengan hukuman penjara.

"Selama 3 tahun penjara," ucap Andi.

Sebagaimana diketahui, Wawan saat ini menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin dengan tiga kasus, yaitu:

1. Menjalani hukuman 5 tahun penjara karena menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) kala itu, Akil Mochtar.
2. Menyuap Kepala Lapas Sukamiskin. Saat ini masih proses hukum.
3. Menjalani hukuman 5 tahun penjara karena korupsi pengadaan alkes Pemprov Banten dan Pemkot Tangsel. Yatu pengadaan Alat Kedokteran Rumah sakit Rujukan Provinsi Banten pada APBD TA 2012 dan APBD-P TA 2012 dan Pengadaan alat Kesehatan Kedokteran Umum Puskesmas pada Pemerintah Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012.

(asp/dhn)