Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB Sidak Gudang Obat di Banten

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 01:54 WIB
Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB Sidak Gudang Obat di Banten.
Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB Sidak Gudang Obat di Banten. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, menyidak gudang paket obat di Serang, Banten. Gudang tersebut berada di Kodim 0602/Serang.

Hadi menanyakan kondisi obat-obatan bantuan Pemerintah untuk warga isolasi mandiri. Personel Unit Kesehatan Kodim 0602/Serang yang bertugas menjaga gudang obat saat itu, Serda Adi Hatta menjelaskan banyak obat yang disimpan untuk golongan isoman 2 dan 3 masing-masing sebanyak 790 paket.

"Pendistribusiannya harus berjenjang dari Babinsa atau Bhabinkamtibmas dengan melibatkan petugas dari Puskesmas," pesan Hadi kepada Adi, dikutip dari keterangan tertulis Puspen TNI, Minggu (18/7/2021).

Dari gudang obat, Hadi dan rombongan bertolak ke Pos PPKM Darurat di Kelurahan Serang. Di sana, dia menerima laporan kasus COVID-19 meningkat.

"Akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus penularan COVID-19," kata Dedi Adrianto, dokter yang bertugas di pokso tersebut kepada Hadi.

"Faktor penyebabnya apa?" tanya Hadi.

Dedi menjawab kesadaran masyarakat di kelurahan setempat soal disiplin protokol kesehatan (prokes) masih rendah, terlebih untuk memakai masker. Hadi kemudian mengatakan kepada Dedi untuk terus menyosialisasikan prokes dan memberi edukasi tentang COVID-19 kepada warga.

Di sela kunjungannya, Hadi berinteraksi secara virtual dengan warga positif COVID-19 yang sedang isolasi mandiri. "Sudah 4 hari diisolasi dan sudah menerima paket bantuan obat-obatan yang diberikan melalui Bapak Babinsa," jawab warga bernama Ayuni (51).

Hadi mengingatkan Ayuni agar tetap disiplin prokes saat sembuh. "Supaya tidak tertular kembali," ucap Hadi.

Setelah itu Hadi menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembakokepada warha sekitar berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, kecap, dan makanan kaleng.

(aud/idn)