Kilas Balik Ulah Setya Novanto: Sel Mewah hingga Ketahuan Bawa Ponsel

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 18 Jul 2021 11:29 WIB
Terpidana korupsi proyek e-KTP Setya Novanto mengajukan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang perdana digelar hari ini, Rabu (28/8/2019.
Foto Setya Novanto: (Pradita Utama-detik)
Jakarta -

Kelakuan koruptor mega korupsi proyek e-KTP Setya Novanto kembali disorot karena foto viral di media sosial yang memperlihatkan Novanto membawa ponsel saat berada di lapas. Foto itu membuat heboh publik dan banyak yang mengkritik aksi Novanto itu.

Dihimpun detikcom, Setya Novanto itu tidak hanya sekali membuat heboh di dalam sel. Jauh sebelum masalah ponsel ini muncul, Novanto sempat membuat heboh karena sel mewah.

Sorotan terhadap sel Novanto ini terjadi sejak lama, setidaknya itu bermula saat Sri Puguh Budi Utami yang saat itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah sel di Lapas Sukamiskin pada Juli 2018.

Tim Mata Najwa, yang ikut dalam Sidak rombongan Sri Puguh Budi Utami dkk, masuk ke sel Novanto. Sel yang ditempati Novanto tampak tak semewah sel yang ditempati terpidana lainnya.

Tampak beberapa tambalan semen di dinding. Terlihat juga instalasi pipa air yang menonjol ke luar. Di sudut ruangan, ada tumpukan koran, roti tawar, mi instan, dan air mineral dalam galon.

Namun ada sejumlah hal mencurigakan, di antaranya stiker identitas di depan pintu yang tampak baru, begitu juga dengan stiker nama di papan informasi kamar napi. Sejumlah benda yang disorot antara lain parfum wanita merek Victoria's Secret.

Dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan di Trans7, Rabu (25/7/2018), Najwa Shihab kemudian bertanya ke Menkum HAM Yasonna Laoly mengenai kecurigaannya soal sel yang ditempati Novanto. Yasonna menegaskan Novanto menempati sel palsu.

"Itu bukan sel Nazaruddin dan sel Setya Novanto," tegas Yasonna.

Temuan Tim Mata Najwa itu tidak membuat kontroversi kasus sel palsu Novanto berakhir. Kemudian diketahui sel novanto berukuran lebih luas dari narapidana lainnya, hal ini ditemukan dalam sidak Ombudsman.

Sidak dilakukan oleh Ombudsman RI yang dipimpin anggota Ombudsman Ninik Rahayu pada Kamis (13/9/2019) malam. Ninik didampingi 12 orang anggota Ombudsman lainnya.

"Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas. Kalau ditanya ukuran bingung, pokoknya dua kali lipat," ucap Ninik di kantor Kemenkum HAM Kanwil Jawa Barat, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9/2019).

Di dalam sel Novanto ada exhaust fan dan lemari seperti kitchen set masih menempel di dinding. Begitupun dengan tempat tidur, ada ranjang dengan dua kasur. Namun satu kasur tampak di posisi berdiri.

Terlihat juga rak buku di atas ranjang. Ada sejumlah buku tentang agama Islam yang berada di rak buku tersebut. Selain itu, ada juga meja persegi dengan tiga buah kursi. Untuk kamar mandi, toilet berbentuk toilet duduk. Serta shower yang terlihat dibungkus plastik hitam.

Selain itu, sel Setya Novanto tak seperti yang lainnya, yakni sel tidak digembok. Hanya bagian selasar yang digembok.

"Jadi kamarnya mereka memang nggak digembok. Jadi yang digembok hanya selasarnya. Lalu Mereka bebas di selasar sampai malam. Saya kan pulang kira-kira pukul 23.00 WIB itu, mereka (napi) masih di selasar," kata Ninik detikcom lewat telepon, Sabtu (15/9/2019).

Ketahuan Bawa Ponsel

Kemudian di tahun ini, Setya Novanto kembali membuat publik geleng-geleng kepala lagi. Sebab, Novanto muncul dalam foto viral di media sosial dan terlihat membawa ponsel.

Terlihat dalam foto tersebut juga ada eks Wali Kota Bandung Dada Rosada dan sejumlah pria lainnya. Sementara itu, ada juga salah seorang di antara mereka yang tengah memainkan ponselnya.

Beredar foto Setya Novanti bawa HP di Lapas Sukamiskin.Beredar foto Setya Novanti bawa HP di Lapas Sukamiskin. (Foto beredar/istimewa)

Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar mengatakan telah mengecek foto-foto tersebut. Dia mengatakan gambar yang kini beredar itu diambil pada 2020, tepatnya saat masih dalam suasana Idul Adha.

"Setelah kami cross-check beberapa foto yang masuk, kondisi tersebut suasana saat Idul Adha, beberapa foto terlihat sedang memanggang daging sapi," ujar Yuzar saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (19/7) kemarin.

Elly pun mengaku sudah memberi Novanto peringatan. Elly tidak menjelaskan detail dari mana Novanto mendapat ponsel tersebut. Namun dia menegaskan narapidana tak diizinkan membawa ponsel dalam lapas.

Sementara itu, pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menyebut foto Novanto berponsel pintar di Lapas itu adalah foto Idul Adha tahun lalu. Namun demikian Ditjen Pas tetap akan mengusut.

"Kalau handphone jelas nggak boleh. Ya kalau mau foto kan bisa siapa saja, itu memang lagi dicek dulu ya. Kalau memang teman-teman media ingin tahu kan, foto kan bisa siapa saja yang foto," kata Kabag Humas dan Publikasi Ditjen Pas Rika Aprianti.

Simak juga 'Zoom Meeting Profesor Megawati Disusupi 'Harun Masiku' dan 'Setnov'':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)