Blak-blakan M. Ujang Busthomi

Ustaz Busthomi Bicara Dukun Santet & Sensasi Sawer Duit Youtuber

Deden Gunawan - detikNews
Minggu, 18 Jul 2021 08:57 WIB
Jakarta -

Pada Kamis dan Jumat malam lalu, Ustaz M. Ujang Busthomi membagi-bagikan uang ratusan juta rupiah kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Cirebon. Ia juga membagikan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu kepada petugas lapangan di titik-titik penyekatan dan mereka yang ada di pos PPKM.

"Sebetulnya saya juga datang ke pasar-pasar, cari nenek-nenek yang dagangannya nggak laku saya borong. Ke tukang becak, buruh, kampung-kampung padet. Saya temui juga perempuan malam, kasih duit terus suruh pulang," kata Ujang Busthomi kepada detikcom, Sabtu (17/7/2021).

Untuk aksinya itu, pengasuh 'Pondok Anti Galau' mengaku mengalokasikan dana dari penghasilannya sebagai YouTuber dan sumber dana pribadi lainnya. Selain sebagai ustaz yang biasa memberi pengobatan gratis kepada warga, dia dikenal sebagai pengusaha.

Ujang pernah menjadi kontraktor yang ikut dalam pembangunan jalan dan jembatan di Cirebon. Juga menjadi developer, membangun perumahan subsidi. Begitu juga istrinya yang menjalankan bisnis katering dan pembangunan rumah nonsubsidi.

"Kalau penghasilan sebagai YouTuber ya di atas gaji presidenlah. Makanya saya bagi-bagikan aja. Kalau buat makan mah ya dari usaha yang lain," kata Ujang Busthomi berseloroh.

Lelaki kelahiran Cirebon, 5 Februari 1982, itu mengaku cuma bersekolah sampai kelas 5 SD. Selebihnya dia mondok di beberapa pesantren di Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Ujang Busthomi mulai menjadi YouTuber sejak awal pandemi. Kontennya cukup unik karena banyak mengupas soal praktik dukun santet atau klenik di masyarakat. Konten semacam itu sepertinya merupakan kelanjutan aksi dia yang pernah rutin dilakukan saat mengisi acara 'Dua Dunia' di Trans7 pada 2009-2012. Dalam tempo kurang dari 1,5 tahun, subscriber-nya sudah mencapai 5,82 juta.

Selain menyembuhkan, terkadang pria yang pernah menjabat Ketua GP Ansor Kabupaten Cirebon itu mendatangi orang yang diduga melakukan aksi santet tersebut.

"Saya menghormati dan angkat topi dengan orang-orang yang diberi kelebihan oleh Allah. Makanya saya sering berbincang dengan para dukun santet supaya tidak merugikan nyawa atau penghasilan orang lain. Tapi kalau tidak bisa diajak bicara ya saya lawan. Saya ajak tarung sekalian," beber Ustaz Ujang Busthomi.

Tiga bulan lalu di akun YouTube-nya, dia merilis selawatan bersama Cici Faramida dan Siti Rahmawati. Konten tersebut sudah ditonton lebih dari 2,4 juta kali.

(jat/jat)