Pertamina Pastikan Fasilitas Oksigen RS Darurat Asrama Haji Sudah Siap

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 21:20 WIB
Direktur Pertamina Cek Kesiapan Tank Oksigen di RSDC Asrama Haji
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono melakukan kunjungan kerja ke Asrama Haji Pondok Gede yang akan dijadikan RS Darurat COVID-19. Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek storage ISO Tank Oksigen dan instalasinya sekaligus meninjau sejauh mana pengerjaan RS IHC Asrama Haji.

"Tadi pagi saya seperti biasa mengecek logistik Pertamina seperti BBM Premium, Pertalite, Pertamax hingga Avtur. Siang ini saya mengecek pengerjaan rumah sakit di Asrama Haji ini. Ini merupakan salah satu bakti Pertamina terhadap negara, pemerintah untuk membantu menyediakan fasilitas layanan kesehatan COVID-19 kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/7/2021).

"Alhamdulillah, semua persiapan sudah berjalan dengan baik termasuk fasilitas untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien COVID-19 yang akan dirawat," imbuh Mulyono.

Direktur Utama Pertamedika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rachmat mengatakan saat ini rumah sakit ini sedang menyelesaikan instalasi gas.

"Saat ini kita berada di rumah sakit asrama haji di mana ini baru saja kita selesaikan instalasi gasnya untuk melengkapi rumah sakit ini. RS ini juga sudah dilengkapi dengan peralatan ICU, HCU. Nantinya di sini akan ada sekitar 150 tempat tidur," katanya.

Sementara itu, Direktur Medis dr. Asep Saepul Rohmat mengatakan rumah sakit ini dikhususkan untuk pasien COVID-19 dengan gejala berat hingga kritis. Ini adalah satu kontribusi nyata Pertamina bersama dengan Pertamedika IHC dalam menanggulangi COVID-19.

"Salah satunya adalah ruangan arafah dari asrama haji yang kita sulap menjadi rumah sakit yang khusus melayani COVID-19 untuk berat dan sangat kritis," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Rumah Sakit Pertamina Jaya dr. Sri utami ningsih berharap adanya RS IHC Asrama Haji ini, Pertamina bisa membantu mengurangi tumpukan pasien ICU yang ada di IGD-IGD rumah sakit di Jakarta.

(akd/ega)