Menkop Apresiasi Dukungan GoFood ke UMKM Saat PPKM Darurat

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 20:26 WIB
GoFood
Foto: Frappucino Photography081221218
Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) UKM mengapresiasi inisiatif Gojek dalam membantu keberlangsungan bisnis UMKM, khususnya pelaku usaha kuliner di masa PPKM Darurat. Ada sejumlah program bantuan dari Gojek untuk mendukung usaha dari para mitra GoFood.

Menghadapi situasi PPKM Darurat, para pengusaha kuliner mesti memutar otak agar roda bisnis tetap berjalan. Saat kunjungan fisik dibatasi dan makan di tempat dilarang sementara waktu, para pelaku usaha mesti memaksimalkan pesanan lewat platform digital. Oleh sebab itu, GoFood mengajak para pelaku UMKM kuliner agar dapat beralih ke online untuk terus bertahan di masa pandemi.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan program dukungan GoFood terhadap UMKM kuliner turut berkontribusi terhadap pemenuhan target digitalisasi UMKM. Adapun pemerintah menargetkan 30 juta UMKM masuk platform digital di tahun 2024.

"Adopsi digital di kalangan pelaku UMKM termasuk di bidang kuliner, menjadi program yang terus kami genjot sejak awal masa pandemi. Untuk itu, saya mengapresiasi langkah GoFood yang dalam masa PPKM Darurat ini merespons cepat dengan memberikan dukungan kemudahan digitalisasi dan paket bantuan subsidi promo ini kepada para pelaku usaha kuliner baru yang ingin beralih ke online, termasuk para UMKM binaan Kementerian Koperasi dan UKM," ungkap Teten dalam keterangan tertulis, Jumat (16/7/2021).

GoFood menghadirkan program bantuan mitra usaha guna meringankan beban yang dialami para pelaku usaha kecil & mikro serta UMKM kuliner. Salah satunya, GoFood menghadirkan program dukungan bagi mitra usaha untuk terus mendukung UMKM di masa pandemi berupa tambahan subsidi promosi selama PPKM darurat bagi mitra usaha yang bergabung sebelum 1 Juli 2021 dan paket komisi spesial untuk UMKM kuliner yang baru bergabung ke ekosistem Gojek per 1 Juli 2021.

"Kami memahami bahwa gelombang kedua pandemi dan PPKM Darurat membatasi para pelaku UMKM untuk beroperasi demi memutus rantai penyebaran COVID-19. Karenanya, kami konsisten mencari solusi agar mitra usaha dapat terus bertumbuh, salah satunya dengan meluncurkan dukungan tambahan subsidi promo selama periode PPKM darurat. Program ini dapat dimanfaatkan oleh mitra usaha yang selama ini telah bertumbuh bersama Gojek dan GoFood dan mendaftar sebelum 1 Juli 2021," jelas Chief Food Officer Gojek Group Catherine Hindra Sutjahyo.

"Di masa PPKM Darurat ini, kami juga meluncurkan paket komisi spesial bagi mitra usaha baru mendaftar dan bergabung di ekosistem GoFood mulai dari tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2021. Upaya ini kami lakukan sebagai salah satu solusi untuk membantu teman-teman pelaku UMKM baru agar dapat cepat beradaptasi," imbuh Catherine.

Selain itu, Gojek terus memberikan dukungan menyeluruh untuk menaikkan keterampilan dan memperkuat penerapan #ProteksiEkstra di masa pandemi, yakni, mendistribusikan aset digital penunjang protokol kesehatan di setiap pesanan kuliner, seperti safety seal atau selotip pengaman. Gojek juga memfasilitasi akses vaksinasi bagi ribuan mitra usaha di DKI Jakarta dan Batam, yang juga berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk sentra vaksinasi di DKI Jakarta. Fasilitas akses vaksinasi ini akan diperluas ke wilayah lainnya.

Gojek juga membagikan hygiene care kits bagi mitra usaha GoFood yang telah divaksinasi, menampilkan di aplikasi status vaksinasi mitra driver, desinfeksi kendaraan, dan pengecekan suhu tubuh mitra driver untuk terus menjaga keamanan dan kepercayaan pelanggan.

Di ranah edukasi komunitas untuk meningkatkan keterampilan usaha, Gojek juga memberikan berbagai akses pelatihan dan berjejaring bagi sesama mitra usaha melalui Komunitas Partner GoFood (KOMPAG).

Pegiat UMKM dan Pakar Komunikasi Digital Erwin Panigoro menyebut dukungan dari Gojek merupakan kabar baik bagi para pelaku UMKM. Sebab, mereka dihadapi sejumlah tantangan untuk menjalankan bisnisnya di masa pandemi.

"Satu tahun lebih menghadapi pandemi, pelaku UMKM dituntut untuk berpikir keras tentang strategi mempertahankan bisnisnya. Di tengah kenyataan bahwa banyak UMKM yang harus menghentikan usahanya, kehadiran program dukungan bagi pelaku UMKM kuliner dari GoFood akan memberikan angin segar bagi para pengusaha dan lanskap UMKM di Indonesia agar mereka dapat bertahan, semangat memulai usaha, dan UMKM tetap menggeliat walau di tengah pandemic," papar Erwin.

"Saya juga melihat, dalam situasi menantang ini, inovasi teknologi dan non-teknologi GoFood terus mendukung para pelaku usaha kuliner dapat berkembang. Saya mengapresiasi langkah-langkah GoFood dan mendukung upaya yang tengah dilakukan ini agar senantiasa memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM Indonesia," ujarnya.

(ncm/ega)