'Geng Brutal' dalam Kondisi Mabuk Saat Merampok di Warkop Bekasi

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 20:11 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Ilustrasi (Andi Saputra/detikcom)
Bekasi -

Tiga dari delapan anggota geng motor 'brutal' ditangkap atas dugaan perampokan yang menewaskan warga di warung kopi di Pondok Gede, Bekasi. Para pelaku dalam kondisi sedang mabuk saat melakukan kejahatan.

"Hasil pemeriksaan awal kondisi seluruhnya pada saat itu dalam keadaan mabuk sehingga timbul keberanian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (16/7/2021).

Perampokan ini terjadi pada Selasa (13/7) dini hari. Saat itu dua orang pelaku berupaya mengambil kotak amal yang berada di dalam warkop.

Aksi pelaku ini diketahui oleh seorang warga yang kebetulan berada di lokasi. Para pelaku kemudian hendak merampok warga tersebut.

Karena korban melawan, pelaku membacoknya hingga tewas. Tiga pelaku, S, MS, dan D ditangkap pada Rabu (14/7).


Merampok buat Mabuk

Yusri mengatakan para pelaku merampok demi mabuk-mabukan.

"Mereka memang melakukan tindakan ini untuk membeli minuman keras lagi," jelas Yusri.

Para pelaku melakukan perlawanan saat hendak ditangkap polisi. Polisi menghadiahi ketiganya dengan peluru panas.

"Karena kita lakukan penyergapan di rumahnya, ada yang kita temukan juga di jalanan dengan tindakan tegas terukur kita lumpuhkan pelaku-pelaku ini," ujar Yusri.

Saat ini polisi masih memburu 5 pelaku lainnya. Polisi mengimbau kelima pelaku untuk menyerahkan diri.

"Kami masih mendalami untuk mengejar tersangka lain. Kami imbau segera menyerahkan diri, karena nama-namanya sudah ada. Kami akan kejar ke mana pun," tegas Yusri.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 dan 340 KUHP atas tindakan pencurian dengan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(ygs/mea)