Pakai Heli, Polisi Sebar 5.000 Brosur Imbauan Patuhi PPKM Darurat Medan

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 18:47 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat menebar brosur dari helikopter (dok Humas Polda Sumut)
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat menebar brosur dari helikopter. (Dok. Humas Polda Sumut)
Medan -

Sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat mematuhi aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kali ini Polda Sumut menyebarkan 5.000 brosur menggunakan helikopter.

"Brosur-brosur yang dibagikan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mematuhi aturan PPKM darurat yang diberlakukan di Kota Medan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (16/7/2021).

Brosur-brosur ini ditebar dari helikopter. Selain brosur, sosialisasi dilakukan menggunakan pengeras suara dari atas helikopter.

"Imbauan dari helikopter melalui pengeras suara agar masyarakat untuk saat ini mematuhi PPKM darurat," jelasnya.

Seperti diketahui, Medan menerapkan PPKM darurat pada 12-20 Juli 2021. Selama tiga hari dilakukan sosialisasi dan selanjutnya dilakukan penindakan terhadap pelanggar PPKM darurat.

"Saya informasikan hari ini hari terakhir kita sosialisasi. Hari-hari ke depannya ini akan tindakan lebih tegas di lapangan oleh teman-teman di lapangan," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui di SMP Negeri 11 Medan, Rabu (14/7).

Di hari pertama pemberlakuan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan, Bobby juga melakukan pengecekan melalui jalur udara. Hasil pemantauannya, Bobby menyebut intensitas jumlah masyarakat melintas ke Kota Medan mulai berkurang.

"Tadi kita mantau dari udara, ada beberapa titik memang khusus di perbatasan Kota Medan, antara Medan-Binjai, Medan-Deli Serdang itu tadi yang diutamakan kita lihat memang kalau melihat dari traffic tadi bisa kita liat dari udara, sebenarnya sudah berkurang dari traffic-nya," kata Bobby Nasution kepada wartawan di Lapangan Merdeka, Kamis (15/7).

Bobby mengatakan ada sejumlah titik memang tidak dilakukan penutupan secara ketat. Hal itu karena dari traffic-nya tadi sudah berkurang.

"Memang pada siang hari tadi ada beberapa titik tidak dilakukan penutupan secara ketat namun melihat dari traffic tadi juga memang sudah sangat berkurang baik dari Binjai, atau dari Tuntungan, Deli Serdang masuk ke Kota Medan sudah berkurang," ucap Bobby.

(jbr/jbr)