Heboh Tim COVID Buru Warga Tanjungpinang Langgar PPKM Darurat, Ini Faktanya

Antara - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 16:53 WIB
Mantan Sekda Tanjungpinang Riono, yang juga anggota Satgas Penanganan COVID-19 memantau pelaksanaan PPKM Darurat (ANTARA/Nikolas Panama)
Mantan Sekda Tanjungpinang Riono, yang juga anggota Satgas Penanganan COVID-19 memantau pelaksanaan PPKM Darurat. (ANTARA/Nikolas Panama)
Tanjungpinang -

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang menegaskan tidak ada Tim COVID Hunter yang akan memburu warga yang ke luar rumah di atas pukul 19.00 WIB. Kabar tersebut dipastikan berita bohong (hoax).

Anggota Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang, Riono, menyatakan informasi terkait aksi Tim COVID Hunter tersebut merupakan hoax yang menimbulkan keresahan masyarakat.

"Tidak ada Tim COVID Hunter. Itu kabar hoaks. Namun dampak positif tetap ada, warga tidak berani ke luar rumah untuk hal-hal yang kurang penting," kata Riono, yang juga mantan Sekda Tanjungpinang, di Tanjungpinang, Rabu (14/7/2021) seperti dilansir Antara.

Ia menjelaskan setiap kebijakan yang ditetapkan dan dilaksanakan pemerintah daerah pada dasarnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat dan Pemprov Kepri. Dia menegaskan Pemkot Tanjungpinang tidak pernah membentuk Tim COVID Hunter.

Seandainya Tim COVID Hunter itu ada, lanjutnya, Pemkot Tanjungpinang juga tidak pernah terlibat dalam tim itu.

"Saya tidak pernah mendengar dan melihat ada tim itu," kata Riono, yang kini ditugasi Wali Kota Tanjungpinang Rahma menangani vaksinasi.

Riono, yang kini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanjungpinang, mengemukakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Tanjungpinang berlangsung lancar dalam dua hari ini.

Secara umum, tidak ada hambatan dalam penyekatan di tiga titik kawasan perbatasan antara Kabupaten Bintan dengan Tanjungpinang.

"Malam ini kami memantau penyelenggaraan PPKM Darurat di kawasan perbatasan Tanjungpinang dengan Bintan," ucapnya.

Informasi terkait Tim COVID Hunter beredar luas di media sosial. Berdasarkan informasi yang sampai sekarang belum diketahui siapa sumber awalnya tersebut, tim tersebut bergerak di atas pukul 19.00 WIB.

Informasi yang beredar itu juga menyebutkan Tim COVID Hunter lintas sektor membawa petugas laboratorium dan ambulans, kemudian langsung melakukan tes usap dengan metode antigen terhadap masyarakat yang kedapatan ke luar rumah lewat pukul 19.00 WIB.

(jbr/idh)