TNI-Polri Bantu Genjot Produksi Oksigen untuk Pasien COVID di Papua Barat

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 12:52 WIB
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, ingin memastikan produksi oksigen untuk pasien Corona di wilayah Manokwari, Papua Barat, tercukupi. (dok Kodam Kasuari)
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, ingin memastikan produksi oksigen untuk pasien Corona di wilayah Manokwari, Papua Barat, tercukupi. (Dok. Kodam Kasuari)
Jakarta -

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, meninjau perusahaan produsen oksigen di wilayah Manokwari, Papua Barat. Dia ingin memastikan produksi oksigen untuk pasien Corona tercukupi.

Bersama Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing, Mayjen Cantiasa meninjau perusahaan produsen oksigen PT Makmur Perkasa dan PT Irman Jaya Martabe.

Mereka ingin memastikan pasokan oksigen aman saat pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dan kenaikan kasus COVID-19 di wilayah Papua Barat. Selain itu TNI-Polri akan memfasilitasi kedatangan teknisi untuk menginstal alat dan mesin baru untuk produksi oksigen milik PT Makmur Perkasa.

Selama pandemi COVID-19, alokasi produksi dan distribusi oksigen mayoritas diperuntukkan untuk kebutuhan medis di rumah sakit (RS) terutama yang menangani pasien COVID-19.

Saat ini PT Irman Jaya Martabe mampu memproduksi 60 tabung dengan waktu kerja 22 jam per hari. Sedangkan PT Makmur Perkasa mampu memproduksi 30 tabung dengan waktu kerja 12 jam per hari. Jumlah tersebut belum ditambah mesin baru yang belum operasional.

Mayjen Cantiasa berharap perusahaan produsen gas tabung oksigen tersebut dapat meningkatkan produksinya agar kebutuhan oksigen di wilayah Manokwari dapat terpenuhi.

Terkait dengan mesin baru produsen oksigen yang belum operasional, dia menyatakan siap memfasilitasi kedatangan teknisi dari Jakarta agar mesin baru tersebut dapat dioperasikan sehingga mampu menambah jumlah produksi gas oksigen.

"Di PT Makmur Perkasa memiliki mesin baru yang belum operasional yang membutuhkan teknisi. Jika ini sudah operasional pasokan oksigen akan bertambah setiap harinya. Kita siap fasilitasi bersama Kapolda untuk mendatangkan teknisinya. Kita bantu," kata Mayjen TNI Cantiasa dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (14/7/2021).

"Mudah-mudahan dengan adanya penambahan mesin dan alat baru, pasokan oksigen dapat meningkat sehingga kita tidak khawatir untuk pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Manokwari," pungkas Pangdam.

(asp/jbr)