16-20 Ribu Perawat Tambahan Dibutuhkan di 7 Provinsi Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 13:57 WIB
Petugas medis berpose usai melaksanakan tes swab COVID-19 di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020). Kementerian Kesehatan mengalokasikan anggaran berupa dana siap pakai untuk insentif bagi tenaga kesehatan sebesar Rp5,2 triliun dalam rangka penanganan pandemi virus corona. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan belasan ribu perawat tambahan dibutuhkan dalam penanganan Corona di sejumlah provinsi. Sedangkan ribuan dokter bakal dipercepat proses administrasi internship atau magangnya.

"Kita sudah hitung, kita membutuhkan 16-20 ribu perawat tambahan di tujuh provinsi ini. Kita sudah petakan kira-kira perawat yang sudah lulus uji kompetensi yang sudah selesai sekolah tapi belum lulus uji kompetensi dan yang di tingkat akhir ada sekitar 19 ribu," kata Budi dalam rapat Komisi IX DPR RI yang disiarkan akun YouTube DPR RI, Selasa (13/7/2021).

Tujuh provinsi yang butuh tambahan perawat adalah Bali, Banten, DIY, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kemenkes telah berkoordinasi dengan Kemendikbud agar perawat yang sedang tingkat akhir pendidikan bisa terjun langsung ke lapangan.

"Jadi saya sudah minta agar tim kami berbicara dengan Kemendikbud, sudah dilakukan pembicaraan agar kita bisa mengakselerasi teman-teman perawat bisa masuk ke lapangan. Dan kalau bisa, yang mereka lakukan dihitung sebagai kreditnya mereka karena mereka sudah praktik. Ini harusnya bisa dimasukkan sebagai salah satu parameter penilaian ketika mereka lulus," ujarnya.

Lantas bagaimana dengan kebutuhan dokter di tengah pandemi Corona ini? Menkes Budi mengatakan para calon dokter yang sedang internship akan dipercepat proses administrasinya.

"Selain perawat, kita membahas soal dokter. Untuk pertumbuhan 30 persenan, ini kita kekurangan 2.200-2.900 dokter. Kita mengamati, kira-kira berapa banyak dokter yang akan selesai internship dan ternyata akan ada 3.900 dokter yang akan selesai internship. Nah, ini akan kita percepat seluruh proses administrasinya sehingga mereka bisa masuk ke rumah sakit untuk bisa merawat pasien COVID," imbuhnya.

Simak video 'Indonesia Butuh Tambahan Dokter dan Perawat dalam Hadapi COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/imk)