Menkes Bikin Strategi Hadapi Skenario Terburuk soal RS, DKI-DIY Terberat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 11:27 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, skenario terburuk keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) di Indonesia yang merawat pasien Corona. Menkes Budi menyiapkan skenario 30% dan 60% keterisian tempat tidur RS.

"Kami sudah membuat skenario ke depan, dibikin sekitar 2 minggu lalu, menghitung kira-kira berapa yang harus kita tambah kalau kasusnya memburuk 30 persen dan ini di-update tiap minggu, kalau kasus memburuk 30 persen dan sangat memburuk 60 persen dari sekarang, berapa kekurangan RS-nya," kata Budi dalam rapat Komisi IX DPR RI yang disiarkan akun YouTube DPR RI, Selasa (13/7/2021).

Menurut Menkes Budi, wilayah DKI Jakarta dan dan Yogyakarta paling berat dalam keterisian tempat tidur RS. Hal ini jika adanya peningkatan per hari.

"Sebenarnya kalau kita memburuk sampai 30 persen, dalam 1-2 minggu ke depan, yang berat adalah Yogyakarta dan DKI Jakarta. Jadi yang paling berat dalam 1-2 minggu ke depan kalau ada perburukan terus sebesar 30 persen atau kira-kira 2-3 persen per hari itu yang berat adalah Yogyakarta dan DKI Jakarta karena akan kekurangan tempat tidur isolasi dan ICU," ujarnya.

Untuk mengantisipasi keterisian tempat tidur di RS, Menkes Budi menyiapkan strategi untuk pemenuhan tempat tidur di RS. Menkes Budi melakukan diskusi dengan sejumlah gubernur membahas keterisian tempat tidur di RS.

"Kemudian kami sudah persiapkan strategi apa yang harus kami jalankan kalau ada kesulitan pemenuhan tempat tidur. Kami sudah diskusi dengan para gubernur rutin, kami sampaikan strategi Jakarta dan Yogya berbeda. Karena Yogya yang sudah terisi 2.000-an tempat tidurnya, BOR-nya sudah 91 persen paling tinggi. Tetapi kamar tempat tidur di Yogya sebenarnya ada 8.200, yang isolasi mungkin 2.500 sekarang terisi 2.400 jadi keliatan tinggi. tetapi yogya masih bisa konversi additional 2.000 deh dipindahkan," ucapnya.

Menkes Budi memahami di RS ada jatah masing-masing dokter butuh kamar buat pasiennya. Namun Menkes Budi sudah menyampaikan ke IDI Yogyakarta lebih disiplin karena sedang naik pasien Corona.

"Begitu dia naik jadi 4.000 tekanan BOR-nya turun. Dari 90 mungkin ke 60 persen. Jadi itu strategi nomor 1 tolong jangan lihat BOR, tapi lihat total kamar RS berapa. Masih banyak kamar-kamar RS dari 400 ribu yang kita bisa realokasikan menjadi tempat tidur isolasi untuk COVID," ucapnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya.

Simak Video: Langkah Pemerintah Hadapi Skenario Terburuk Pandemi Covid-19

[Gambas:Video 20detik]