45 Juta Vaksin Corona Tiba Bulan Ini, Fokus untuk Daerah Marginal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 14:03 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit tinjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal di Jakarta.
Ilustrasi Vaksinasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menyampaikan kabar baik soal vaksin Corona. Jumlah vaksin Corona yang tiba bulan ini terus bertambah dan akan difokuskan untuk daerah pinggiran kota.

"Jumlah vaksin tadinya 31 juta untuk bulan ini, karena ada sumbangan-sumbangan dari berbagai negara jadi 45 juta, hanya bulan ini," kata Luhut dalam jumpa pers virtual seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo, Senin (12/7/2021).

Luhut, yang merupakan koordinator PPKM darurat Jawa Bali, memastikan vaksin yang terus berdatangan itu akan langsung didistribusikan ke masyarakat. TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan di tiap wilayah akan melakukan penyuntikan.

"Kami sepakat akan peningkatan vaksinasi dilakukan oleh TNI, Polri dan juga dinkes langsung ke daerah marginal. Jadi pinggiran kota, langsung tim akan menyuntikkan di sana," paparnya.

"Dan itu saya pikir bisa berjalan dalam minggu ini," sambung Luhut.

Seperti diketahui, sejak awal Juli, Indonesia sudah kedatangan vaksin Corona berbagai merek. Ada AstraZeneca dari Jepang, Moderna dari Amerika Serikat, dan yang terbaru adalah 10 juta bahan baku Sinovac lagi hari ini.

Kembali ke pernyataan Luhut, dia juga memaparkan perkembangan PPKM darurat Jawa-Bali. Dia juga menyampaikan mengenai kondisi obat-obatan, oksigen hingga tempat tidur untuk pasien COVID-19. Dia percaya dalam beberapa hari ke depan, kasus Corona akan membaik.

"Bahwa kita punya masalah, saya berkali-kali sampaikan yes kita punya banyak masalah dan ini masalah kita perbaiki dengan tertib karena tim saya ulangi tim bekerja sangat kompak," ujar Luhut.

Luhut juga menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan arahan jelas terkait penanganan COVID-19. Semua kebijakan diputuskan secara terintegrasi.

"Jadi presiden memberikan directive sangat jelas dan presiden sekali lagi saya katakan in charge di semua ini dan kami sebagai pelaksananya tidak ada masalah. Semua kami putuskan secara terintegrasi, saya ulangi semua kami putuskan secara terintegrasi," ujar Luhut.

Simak video 'Akan Ada 93 Juta Dosis Vaksin Jadi Sinovac dalam Sebulan ke Depan':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)