Detik-detik Warga Cilincing Diintimidasi Tetangga Saat Isoman

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 19:48 WIB
Viral warga Cilincing sedang isolasi mandiri diintimidasi tetangga (Screenshot video viral)
Viral warga Cilincing sedang isolasi mandiri diintimidasi tetangga. (Screenshot video viral)
Jakarta -

Sebuah video yang menampilkan adegan percekcokan seorang warga di Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), yang sedang isolasi mandiri (isoman) dengan tetangga sekitar. Percekcokan itu disebut-sebut terjadi karena warga yang sedang isoman itu hendak pergi ke luar untuk membeli obat. Begini detik-detik warga tersebut diintimidasi tetangga.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga mendatangi rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Terlihat seorang pria memegang ponsel dan mengarahkan ke rumah warga yang sedang isoman. Seorang perempuan yang ada di dalam rumah pun menegur pria tersebut.

Sebelum perempuan itu menegur, terdengar suara dari luar rumah yang mengarahkan warga untuk melaporkan keluarga di rumah tersebut agar dibawa ke RSDC Wisma Atlet.

"Ngapain lu?" kata perempuan tersebut.

"Eh lu keluar-keluar ngapain? Gue foto," timpal pria tersebut.

Perempuan itu lalu menjelaskan pihak keluarganya keluar untuk pergi ke puskesmas karena tak ada obat lagi di rumah.

"Nggak ada obat di sini. Mau keluar itu ke puskesmas, Bang. Yee gimana sih, Bang? Gimana sih? Gimana sih, Bang? Mau gimana? Mau mati di sini (karena) nggak ada obat?" ungkap perempuan tersebut.

Perempuan itu mengatakan, saat keluar pun, dirinya menghindari bertemu dengan warga lain. Lalu dia mempertanyakan pria tersebut yang mendatangi rumahnya bahkan dalam kondisi tak menggunakan masker.

"Orang (gue) nggak kena elu. Orang (gue) menghindari elu. Lu malah ini (datang ke sini) nggak pakai masker," kata perempuan itu.

Ucapan tersebut direspons pria tersebut dengan menggebrak pagar rumah perempuan tersebut. Pria itu juga meminta perempuan yang menjadi lawan bicaranya diam.

"Udah... lu nggak usah berisik lu," kata pria tersebut sambil menunjuk-nunjuk ke arah dalam rumah.

Dalam video berdurasi 51 detik itu terlihat tak lama kemudian ada perempuan dan pria lain yang ikut mencecar perempuan yang ada di dalam rumah.

Kapolsek Cilincing Kompol Slamet Riyadi menyebutkan percekcokan itu terjadi karena kesalahpahaman.

"Ini terjadi kesalahpahaman, tadi saya bersama Pak Kapolres sudah datang ke lokasi. Kejadian sebenarnya tidak seperti di dalam video. Kita sudah melakukan langkah-langkah persuasif juga," kata Slamet saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/7/2021).

Menurut penyelidikan, Yeniken, warga yang sedang menjalani isoman, beberapa kali diketahui masih keluar dari rumah. Itu sebabnya, kata Slamet, warga merasa khawatir dan mengingatkan Yeniken untuk tetap berada di rumah.

"Jadi Ibu Yeniken ini lagi isoman. Kalau isoman kan maksudnya jangan keluar terus, kan begitu. Nanti tetangga kiri kanan kan khawatir," kata dia.

Tetangga hanya mengingatkan Yeniken agar tidak bepergian, karena kondisinya masih menjalani isoman. Namun, karena terjadi kesalahpahaman, kedua pihak sempat adu mulut.

Polisi pun sudah mengambil langkah persuasif serta memberi bantuan kepada Yeniken dan tiga rumah lain yang sedang menjalani isoman. Selama beberapa waktu, kebutuhan warga yang menjalani isoman akan dipantau dan dibantu oleh pihak kepolisian.

"Jadi pada intinya, semua niat baik, cuma tanggapannya yang beda. Saya kira saat ini sudah clear, sudah tidak ada masalah. Kita sudah juga memberikan bantuan berupa sembako dan tadi sudah dilakukan penyemprotan disinfektan di lokasi," jelas Slamet.

(isa/isa)