Pangdam Jaya: Paling Lambat Awal Agustus 100% Warga DKI Sudah Divaksin

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 17:46 WIB
Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji pantau vaksinasi massal dengan target 5.000 penerima vaksin di GOR Ciracas, Jaktim
Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji memantau vaksinasi massal dengan target 5.000 penerima vaksin di GOR Ciracas, Jaktim. (Foto: dok. Kodam Jaya)
Jakarta -

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji mengatakan target 100 persen warga DKI Jakarta divaksinasi COVID-19 harus tercapai paling lambat awal Agustus nanti. Oleh sebab itu, Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, dan Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan kegiatan vaksinasi massal.

"Akhir bulan ini atau paling lambat pada awal Agustus, warga DKI Jakarta sudah bisa divaksinasi 100 persen," Kata Mulyo Aji di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (10/7/2021).

Meski akhir pekan, vaksinasi massal tetap digelar dan dipantau. Seperti pagi tadi, Mulyo Aji bersama sejumlah pejabat utama Kodam Jaya mengecek GOR Ciracas, yang jadi tempat vaksinasi massal 'Vaksin Halal dan Aman'.

"Hari ini kita secara bersama-sama menggelar vaksinasi di 10 titik di luar kegiatan yang rutin dan mobile-mobile, yang dilaksanakan oleh TNI-Polri dalam rangka mengejar herd immunity," ucap Mulyo Aji.

Sasaran dari kegiatan ini adalah 5.000 warga. Saat Mulyo Aji tiba, dia mendapat laporan jumlah penerima vaksin sudah lebih dari 50 persen dari target.

"Sekarang saja sudah dapat lebih dari setengahnya, jadi insyaallah lebih dari 5.000 orang," ujarnya.

Vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam meraih herd immunity. Diketahui, warga DKI Jakarta antusias mendukung program pemerintah untuk menerima suntikan vaksin. Sementara itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan capaian jumlah vaksinasi COVID-19. Semakin banyak warga yang divaksinasi, potensi terbangunnya kekebalan kelompok (herd immunity) semakin besar.

Masih di lokasi yang sama, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi Saputra mengajak seluruh warga yang hadir di lokasi tersebut untuk mengheningkan cipta selama 60 detik sesuai seruan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Herwin meminta seluruh peserta vaksinasi menundukkan kepala dan mendoakan para korban meninggal akibat COVID-19.

"Kita doakan bersama untuk para tenaga kesehatan yang telah gugur dan para korban COVID-19 yang sudah mendahului kita serta kita doakan bersama agar pandemi COVID-19 ini segera berakhir di bumi Indonesia." ajak Herwin.

Simak Video: Malaysia Perpanjang Lockdown, Ini Kata Warganya

[Gambas:Video 20detik]



(aud/hri)