Penampakan Gereja di Samarinda, Dirusak Pelaku Gegara Listrik

Satria Kusuma - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 16:25 WIB
Jakarta -

Dua pelaku pelemparan batu ke Gereja Sidang Jemaat Kristus Samarinda diringkus aparat gabungan Polresta Samarinda dan Densus 88 Antiteror Polri. Dari hasil pendalaman, aksi pelaku tidak berkaitan dengan motif terorisme.

Kedua pelaku diketahui berinisial MH (37) dan RM (37). Kasubag Humas Polresta Samarinda AKP Anissa Prastiwi mengungkapkan MH sakit hati karena pihak gereja tidak mengizinkan pemanfaatan aliran listrik ke kios istrinya.

"Jadi kios istri pelaku berada tidak jauh dari gereja. Karena tidak ada lampunya, pelaku meminta izin dialiri listrik dari gereja. Pelaku juga mengaku siap membayar, namun ditolak," papar AKP Annisa saat dihubungi, Jumat (9/7/2021).

"Karena ditolak inilah, pelaku, yang mengaku pernah tinggal di dekat gereja, sakit hati. Ia pun kemudian mengajak rekannya, RM, melakukan perusakan," tambah Annisa.

Selain soal motif pelemparan, pelaku mengaku menenggak minuman keras sebelum melakukan aksinya. Mereka kemudian mendatangi dan melempari gereja.

Kedua pelaku sempat kabur ke tempat persembunyian. Mereka akhirnya ditangkap petugas pada Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kini kondisi Gereja Sidang Jemaat Kristus Samarinda masih terpasang garis polisi. Sisa-sisa batu yang dilempar pelaku masih terlihat di beranda gereja.

(ids/ids)