ADVERTISEMENT

Penyekatan Bertambah, Simpang Fatmawati & Antasari Ditutup Jam 06.00-10.00

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 13:33 WIB
Suasana penyekatan mobilitas PPKM Darurat di kawasan Gambir dan Jalan MH Thamrin - Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7).
Ilustrasi penyekatan PPKM darurat di Jakarta (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya melakukan penyekatan untuk membatasi mobilitas masyarakat di masa PPKM darurat. Terbaru, di wilayah Jakarta Selatan, penyekatan mobilitas masyarakat juga diberlakukan di simpang Jl Fatmawati dan Jl Antasari.

"Pembatasan mobilitas pada PPKM darurat di simpang Fatmawati dan Jl Pangeran Antasari mulai tanggal 9 Juli 2021," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Jalan Fatmawati dan Jl Antasari ditutup setiap hari di masa PPKM darurat, pada pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB.

"Kecuali nakes, dokter dan perawat," katanya.


72 Titik Penyekatan

Polda Metro Jaya memperluas penyekatan mobilitas masyarakat di masa PPKM darurat. Kini, total ada 72 titik penyekatan PPKM darurat yang tersebar di wilayah Jadetabek.

Kebijakan penyekatan selama PPKM darurat telah berlangsung sejak akhir pekan kemarin. Polda Metro Jaya kali ini kembali menambah titik penyekatan menuju Jakarta menjadi 72 titik, setelah sebelumnya berjumlah 62 titik.

"Penyekatan dilakukan di 72 titik penyekatan di Polda Metro Jaya. Yaitu di 5 di gerbang tol, 9 di exit tol, 19 titik di batas kota dan 39 titik di jalur utama," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo dalam rapat virtual PPKM darurat Jawa-Bali, yang disiarkan di YouTube, Senin (5/7/2021).

Polda Metro Jaya mengerahkan 1.898 personel gabungan untuk mengamankan jalur penyekatan tersebut. Menurut Hendro, dari 72 titik penyekatan itu, 37 di antaranya ditempatkan di perbatasan menuju Jakarta.

Lihat juga video 'Tren Mobilitas Warga di DKI Selama PPKM Darurat Malah Naik!':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT