Banjir Bulukumba: 600 Rumah Terdampak, 4 Jembatan Putus

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 10:51 WIB
Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilanda banjir. Ratusan rumah terdampak dan 5 jembatan mengalami kerusakan. (dok BNPB)
Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilanda banjir. Ratusan rumah terdampak dan 5 jembatan mengalami kerusakan. (Foto: dok. BNPB)
Bulukmba -

Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilanda banjir. Ratusan rumah terkena dampak dan 5 jembatan rusak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba menyatakan banjir di wilayahnya telah surut. BPBD mendata dampak kerusakan akibat banjir per Jumat (9/7) pukul 06.00 WIB.

Sebanyak 5 unit rumah warga mengalami kerusakan berat, sedangkan 600 lainnya terdampak. Selain itu, 4 jembatan rusak berat atau terputus dan 1 lainnya rusak sedang.

"Bencana juga mengakibatkan kerugian aset warga berupa hewan ternak serta sawah dan kebun terendam," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (9/7/2021).

BPBD Bulukumba melaporkan pagi tadi terjadi hujan. Namun genangan telah surut.

Wilayah terdampak mencakup beberapa desa di lima kecamatan, yaitu Kelurahan Dannuang (Kecamatan Ujung Loe), Desa Bontobangung, Batu Karopa, Kelurahan Palampang (Rilau Ale), Desa Tamaona dan Sopa (Kindang), Desa Bonto Bulaeng (Bulukumpa), serta Desa Bukit Harapan dan Bijawang (Gantarang).

Banjir di wilayah ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Bejawan dan Sungai Balantieng meluap. Banjir yang terjadi pada Kamis (8/7), sekitar pukul 03.00 waktu setempat ini mengakibatkan arus air yang kencang dengan ketinggian hingga 150 cm.

10 Kecamatan Diminta Waspada Banjir

Melalui aplikasi InfoBMKG, pada siang hingga malam pada hari ini (9/7) cuaca terpantau berawan di lima kecamatan terdampak. Di sisi lain, BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulsel per 9-14 Juli 2021 dilaporkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi.

Sementara itu, melihat analisis inaRISK sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi bahaya banjir pada kategori sedang hingga tinggi. Sepuluh kecamatan yang berada pada potensi tersebut adalah Gantarang, Ujung Bulu, Ujung Loe, Bonto Bahari, Bontotiro, Hero Langeolange, Kajang, Bulukumpa, Rilau Ale, dan Kindang.

Menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, masyarakat diimbau selalu waspada dan siap siaga. Masyarakat dapat memantau informasi cuaca hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi InfoBMKG.

Selain itu, masyarakat waspada terhadap bahaya angin puting beliung yang kerap terjadi saat pergantian musim atau pancaroba.

(jbr/idh)