1.000 Rumah Terendam Imbas Banjir Bandang Jeneponto-Bantaeng Sulsel

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 09:31 WIB
Warga dievakuasi dari permukiman imbas banjir Bandang di Jeneponto-Bantaeng (dok. Basarnas).
Warga dievakuasi dari permukiman imbas banjir bandang di Jeneponto-Bantaeng. (Foto: dok. Basarnas)
Makassar -

BPBD Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima laporan sebanyak 1.000 rumah terendam banjir akibat banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Banjir bandang dipicu intensitas hujan yang cukup tinggi.

Laporan diterima BPBD Sulsel menyebut hujan dengan intensitas yang cukup tinggi terjadi sejak Rabu (7/7) sore hingga Kamis dini hari tadi. Puncaknya pada pukul 20.00 Wita malam tadi, sejumlah wilayah mulai terendam banjir.

"Iya benar, ini laporan BPBD Kabupaten Bantaeng sampai ke BNPB RI," kata Kepala BPBD Provinsi Sulsel Nimal Lahamang saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (8/7/2021).

Atas terjadinya banjir ini, BPBD Provinsi Sulsel segera memberikan bantuan logistik menuju wilayah terdampak.

Dari laporan yang diterima BPBD Sulsel, terjadi beberapa kerusakan di Bantaeng akibat banjir, seperti jebolnya drainase di Jalan Monginsidi hingga jebolnya irigasi Cedo ke arah Lasprang, yang menyebabkan meluapnya air sampai ke arah Sungai Lasepang.

Bukan hanya itu, luapan Sungai Sasayya di belakang Perumahan Erlita juga mengakibatkan air tumpah ke permukiman warga.

"Korban terdampak dan terendam banjir kurang-lebih 1.000 rumah atau kurang lebih 5.000 jiwa (terdampak)," kata Nimal merujuk laporan itu.

Pemerintah setempat juga telah mengeluarkan imbauan kepada warga agar tenang dan sigap ketika terjadi kemungkinan terparah untuk segera menyelamatkan diri mencari tempat yang aman dari banjir.

Lihat juga Video: Bendungan Kalola Meluap, Ratusan Rumah di Sidrap Kebanjiran!

[Gambas:Video 20detik]



(tfq/nvl)