PKS: Kemarin Kirim Gas Oksigen ke India, Sekarang Ingin Impor?

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 17:31 WIB
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto (Dok Istimewa)
Foto: Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto (Dok Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah mengaku telah menyiapkan skenario terburuk jika tambahan kasus harian COVID-19 mencapai 40 ribu. Salah satu skenarionya adalah dengan meminta bantuan pihak lain.

PKS sendiri menyoroti perihal ketersediaan oksigen, yang masuk skenario terburuk pemerintah. PKS meminta agar pemerintah tidak cepat membuka keran impor oksigen.

"Kemarin sudah bagus kita mengirim gas oksigen ke India. Masak sekarang kita ingin impor. Padahal bibir kita belum kering benar membahas masalah itu," kata anggota DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

Menurut Mulyanto, yang harus dilakukan pemerintah adalah melakukan analisis supply-demand dan mengoptimalkan produk domestik. Dia meminta pemerintah memutakhirkan data produksi domestik yang ada di dalam negeri.

Pemerintah dinilai juga perlu meninjau kebijakan alokasi oksigen untuk sektor kesehatan dan sektor industri. Kalau memang sektor kesehatan masih kurang, Mulyanto menilai memang harus ditingkatkan.

"Sangat logis kalau di tengah pandemi COVID-19 yang memuncak seperti sekarang ini, kuota gas oksigen untuk sektor kesehatan kita tingkatkan dan prioritaskan. Kita semua akan mendukung opsi kebijakan tersebut," sebut Mulyanto.

Tonton video ' Mendag Sebut Impor Oksigen Tak Akan Ada Hambatan ':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.