Round-Up

Terkuak Dugaan Limbah Merkuri di Balik Penyakit Kulit Misterius 2 Anak

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 05:55 WIB
Edy saat menjenguk 2 anak dengan sakit kulit di Madina (dok. Pemprov Sumut)
Foto: Edy saat menjenguk 2 anak dengan sakit kulit di Madina (dok. Pemprov Sumut)
Mandailing Natal -

Dua anak asal Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), mengalami penyakit kulit misterius yang diduga disebabkan karena paparan limbah merkuri. Kulit mereka tampak seperti terbakar hingga menyebabkan jari putus.

Kabar ini sampai ke telinga Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Ia langsung berkunjung ke rumah dua bocah yang diketahui bernama Haikal (9) dan Zakira (3).

"Jadi menurut orang tuanya, sejak lahir itu sudah ada seperti luka bakar dan melepuh bercak, akhirnya hingga sampai saat ini, luka itu menyebar hinggga membuat jarinya putus," ucap Edy.

Edy menyebut kedua bocah itu sudah berulang kali dibawa berobat ke rumah sakit dan pengobatan tradisional. Namun, pengobatan keduanya belum menunjukkan hasil.

Edy mengatakan pihaknya bakal membiayai pengobatan kedua anak itu hingga sembuh. Kedua anak itu akan dibawa ke Rumah Sakit Haji, Medan.

"Kedua anak ini akan ditangani sampai sembuh, karena mereka adalah masyarakat Sumut dan saya mohon maaf karena baru mengetahui kabar ini," tuturnya.

Diduga Terpapar Limbah Merkuri

Edy menduga penyakit itu adalah dampak limbah merkuri tambang emas ilegal. "Kalau kita lihat posisi desanya, mungkin itu (dampak dari limbah merkuri)," kata Edy saat ditanya soal dugaan kaitan limbah merkuri dengan penyakit anak-anak tersebut di Masjid Agung, Medan.

Namun, hal itu masih merupakan dugaan sementara. Penyebab sakit kulit misterius hingga menyebabkan jari anak-anak itu putus bakal dipastikan lewat pemeriksaan dokter.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Lihat juga Video: Edarkan Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya, 4 Perempuan Diamankan

[Gambas:Video 20detik]