Menhub Jelaskan 2 Kriteria Warga Boleh ke Luar Kota Tanpa Syarat Vaksin

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 21:06 WIB
Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja (raker) dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hingga Sriwijaya Air, di ruang Komisi V Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (03/02/2021). Rapat yang dimulai pada pukul 13.00 WIB, membahas terkait kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.
Menhub Budi Karya Sumadi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah melalui aturan PPKM darurat mewajibkan kartu vaksin bagi masyarakat yang hendak berpergian ke luar kota. Menhub Budi Karya lalu menjabarkan kriteria orang yang bisa ke luar kota tanpa syarat vaksin.

Awalnya Menhub Budi mendapat pertanyaan terkait bisa-tidaknya orang belum bisa menerima vaksin pergi ke luar kota. Menhub kemudian menjabarkan dua kriteria yang dikecualikan.

"Bahwa ada orang-orang yang tidak divaksin, di antaranya mereka yang habis terkena COVID dan juga mereka ada penyakit, jadi itu jelas dikecualikan," kata Budi saat konferensi pers yang disiarkan langsung di YouTube BNPB, Jumat (1/7/2021).

Meski begitu, mereka yang mendapat pengecualian harus menunjukkan hasil tes swab PCR. Mereka juga diminta taat protokol kesehatan.

"Anda bisa pergi tapi melakukan tes PCR," tegas Budi.

Anak 12 Tahun ke Atas Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito mengatakan anak-anak usia 12 tahun juga harus menunjukkan kartu vaksin. Ganip mengatakan minimal anak itu bisa menunjukkan kartu vaksin dosis pertama jika ingin berpergian.

"Kita juga ingin optimalisasikan program vaksinasi, dan sudah di-launching bahwa untuk vaksinasi anak-anak khususnya usia 12 sampai dengan 18 tahun sudah diluncurkan. Jadi untuk kepentingan itu, kita terapkan vaksin dosis pertama minimal," jelas Ganip.

Ganip juga mengatakan Satgas COVID-19 sudah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan sentra vaksin. Jadi, nantinya di tiap pintu keberangkatan bandara akan ada sentra vaksin untuk memudahkan masyarakat.

"Dan tadi sudah dijelaskan Menhub di tiap pintu keberangkatan bandara disiapkan satu sentra vaksin untuk mudahkan masyarakat orang berpergian dari satu wilayah ke wilayah lain," jelas Ganip.

Diketahui, dalam aturan PPKM Darurat yang akan berlaku 3 Juli hingga 20 Juli mendatang adalah masyarakat yang belum divaksin COVID-19 tidak diizinkan pergi ke luar kota. Jadi warga yang hendak berpergian harus menunjukkan kartu vaksin ke petugas.

"Pelaku perjalanan domestik jarak jauh, menunjukkan kartu vaksin. PCR H-2 untuk pesawat dan antigen H-1 untuk mode transportasi jarak jauh lainnya," ujar Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers, Kamis (1/7).

Luhut mengatakan kebijakan ini bertujuan menghindari adanya kasus penularan COVID-19. Sebab, kasus aktif harian COVID-19 saat ini sudah terlalu tinggi.

"Penggunaan kartu vaksin ini untuk menghindari orang lain tertular atau sebaliknya. Dengan vaksin, bisa melindungi kita dari serangan COVID-19," kata Luhut.

Simak Video: Selama PPKM Darurat, Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Wajib Bepergian

[Gambas:Video 20detik]



(zap/idn)