Pengakuan Penuh Tawa Dandim Gembrot di Depan KSAD soal Penyebab Gemuk

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 14:45 WIB
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa memanggil komandan kodim (dandim) yang berbadan gemuk. Para dandim itu mengatakan alasan dan penyebab mereka gemuk.

Pemanggilan dandim-dandim gemuk atau Andika menyebut gembrot itu dilakukan saat acara Temu Dandrem-Dandim Tahun 2020. Suasana saat Andika memanggil dandim tersebut sangat cair dan tawa.

Dalam video yang diunggah oleh akun YouTube TNI AD, Selasa (29/7/2021). Salah satu dandim gemuk yang maju adalah Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Tofan Tri Anggoro.

"Berat berapa?" tanya Andika kepada Tofan.

"95 kilogram," jawannya.

"Mulai kapan gemuk?" tanya Andika.

"Mulai lulus SMA," ucap Anggoro sambil tersenyum.

"Nggak mungkin," balas Andika.

Kepada KSAD, dandim lainnya menyebut dia pernah kurus saat menjadi komandan batalion (danyon). Namun tubuh berubah setelah keluar dari batalion.

"Kemarin kami sempat kurus ketika jabatan komandan batalion, Bapak KSAD. Setelah danyon, masuk Rindam dan dandim, jadi tambahan karung," ucapnya disambut tawa Andika.

Ada pula yang menyebut baru mulai gemuk pada pertengahan 2020. Dia menyebut, kondisi badannya cepat naik dan cepat turun.

"Kami mulai gemuk dari Juni 2020," katanya.

"Baru tahun ini. Langsung lebar. Lebar sini (pinggang). Kenapa tuh?" tanya Andika.

Dandim tersebut menjawab, "Kami memang cepat naik, cepat turun," katanya.

Dandim 1715/Yahukimo Letkol Christian FR Ireeuw pun tak lepas dari orang yang dipanggil KSAD karena berat badan. Namun dia menjawab alasan gemuk dengan jenaka.

"Sebenarnya kami kurus. Tapi tidak jaga makan, makanya jadi seperti ini," kata Christian.

"Tapi kami berusaha, Bapak KSAD, untuk kembali bisa normal," katanya.

Andika, yang mendengar alasan Christian, pun tertawa sampai menunduk.

"Christian ini kurus, karena nggak bisa jaga (makan). Sama aja," kata Andika.