Pesawat Batik Air Samarinda-Jakarta Batal Terbang

Antara - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 07:56 WIB
Sejumlah Pesawat Lion Air terparkir di Terminal 2, Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten. Jumat, 20 Februari 2015.
Ilustrasi Pesawat Batik Air (Rachman Haryanto/detikcom)
Samarinda -

Pesawat Batik Air ID 6257 rute Samarinda-Jakarta gagal terbang karena tertahan di landas hubung (taxiway) Bandara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur. Para penumpang pesawat kemudian dievakuasi ke hotel.

Dilansir dari Antara, Selasa (29/6/2021), peristiwa itu terjadi pada Senin (28/6), pukul 15.13 Wita. Kepala Kantor UPBU Kelas I Bandara APT Pranoto Samarinda Agung Pracayanto menjelaskan, main gear pesawat Batik Air ID 6257 registrasi PK-LAF dengan rute AAP-CGK yang membawa 76 penumpang tertahan di Taxiway A.

Hal itu menyebabkan pesawat harus di-pushback atau didorong kembali ke apron. Dia mengatakan teknisi dari maskapai telah menangani masalah tersebut.

"Atas insiden ini, penanganan dilakukan oleh Tim Lion Group, Tim Ground Handling PT CDA dan Teknisi UPBU APT Pranoto," kata Agung Pracayanto.

Dia mengatakan para petugas menurunkan penumpang dan kargo. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban pesawat sebelum didorong kembali ke apron.

Para penumpang tersebut sempat menunggu lagi di boarding lounge untuk diberangkatkan. Para penumpang, kata dia, juga diberi snack sebagai kompensasi.

"Selanjutnya, pihak Bandara, antara lain Kepala Bandara, Kasi Kampen, Kasi Pelayanan Jasa, Kasubag TU, dan PH Kasi TO, kembali melakukan koordinasi dengan pihak airline, di antaranya pilot dan FOO, dengan keputusan tidak jadi take off," jelas Agung Pracayonto.

Pembatalan penerbangan tersebut dilakukan karena waktu operasional bandara telah habis dan kondisi makin gelap.

Sesuai dengan PM 89 Tahun 2015, pihak UPBU Kelas I APT Pranaoto selaku pengelola Bandara bertanggung jawab akibat kejadian pesawat stuck aircraft on taxiway, dengan memberikan kompensasi berupa makan malam, uang kompensasi sebesar Rp 300 ribu, serta penyediaan Hotel dan transportasi menuju hotel.

Agung menambahkan, dampak dari insiden pesawat Batik ID 6257 stuck on taxiway tersebut, terjadi beberapa keterlambatan dan pengalihan penerbangan lainnya, antara lain penerbangan AAP-SUB yang seharusnya dilayani pesawat Lion JT665 yang mendarat dari YIA batal berangkat hari Senin (28/6), karena pesawat Lion dari YIA (JT868) harus divert ke BPN.

Selain itu, berdampak pada Lion JT868 YIA-AAP divert to BPN, dan Batik ID6670 CGK-AAP divert to UPG.

(haf/isa)