Polri Turun Tangan Usut Dugaan Foto Selfie KTP Dijual

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 13:38 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar ada 2 orang. Para pelaku sempat dicegah memasuki Gereja
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kabar dugaan foto selfie KTP diperjualbelikan beredar di media sosial. Polri turun tangan mengusut informasi itu.

"Ya dilakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat diminta konfirmasi, Jumat (25/6/2021).

Argo menjelaskan pihaknya sedang mengajukan masalah tersebut untuk segera diselidiki Dittipidsiber Bareskrim Polri.

"Kita infokan ke Cyber untuk dilidik," katanya.

Diketahui, isu kebocoran data penduduk seolah tidak ada habisnya. Belum juga reda kekhawatiran masyarakat terkait kebocoran data BPJS beberapa waktu lalu, kini beredar laporan foto selfie KTP yang diperjualbelikan.

Di Twitter, ramai netizen menanggapi cuitan akun @recehvasi yang mengingatkan foto selfie sambil memegang KTP bisa bocor dan disalahgunakan.

"Data dan fotomu bisa dijual oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. WASPADALAH!," tulisnya seraya menyertakan screenshot foto KTP selfie sejumlah korban yang bagian wajahnya disensor.

Simak Video: Heboh Foto Selfie KTP Dijual, Diduga Ulah Pinjol Ilegal

[Gambas:Video 20detik]




(knv/knv)